Sabtu, 20 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Tim Kampanye Harus Bebas ASN

Kamis, 11 Oct 2018 21:50 | editor : Perdana

ABDI NEGARA: Bupati Wardoyo Wijaya hadiri kegiatan yang libatkan ASN belum lama ini.

ABDI NEGARA: Bupati Wardoyo Wijaya hadiri kegiatan yang libatkan ASN belum lama ini. (RYANTONO P.S/RADAR SOLO)

SUKOHARJO – Aparatur sipil negara (ASN), kepala desa (kades)/lurah, dan direktur BUMD dan BUMN dilarang masuk dalam formasi tim kampanye pemilu. Itu diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 33.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo Bambang Muryanto mengatakan, pihaknya bergerak cepat untuk mengawal kebijakan tersebut.

“Bawaslu dan polres sudah mendapat kiriman tembusan (regulasi, Red) tim kampanye,” jelasnya.

Fokus perhatian Bawaslu Sukoharjo lainnya adalah money politics, kampanye hitam, hoax dan sebagainya. Pengawasan tersebut melibatkan sejumlah pihak terkait. Ditambahkan Bambang, saat ini masyarakat semakin kritis dan cerdas. Fenomena tersebut dapat diimbangi dengan kesadaran melapor ke bawaslu jika menemukan indikasi pelanggaran kampanye.

“Dengan saling bekerja sama, pengawasan potensi pelanggaran bisa lebih optimal,” ucap Bambang. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia