Sabtu, 20 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Sragen

Lapas Belum Steril, 8 Napi Positif Narkoba

Jumat, 12 Oct 2018 09:55 | editor : Perdana

TERUS DIKOSEK: AKBP Joko Cahyono memimpin razia di Lapas Sragen.

TERUS DIKOSEK: AKBP Joko Cahyono memimpin razia di Lapas Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

SRAGEN – Jaringan peredaran narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Sragen seperti tidak ada matinya. Berulang kali dirazia masih saja ditemukan narkoba dan narapidana (napi) mengonsumsi barang haram tersebut. 

Seperti razia yang dilakukan Polda Jateng di Lapas Sragen, Kamis kemarin (11/10). Delapan napi dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Selain itu ditemukan narkoba jenis sabu-sabu saat operasi gabungan yang dilakukan kepolisian bersama Lapas Sragen tersebut. Fakta ini cukup memprihatinkan lantaran stigma sarang narkoba masih belum bisa lepas dari Lapas Sragen.  

Kabag Binop Ditreskrimum Polda Jateng AKBP Joko Cahyono usai memimpin operasi membenarkan adanya temuan narkoba di Lapas Sragen tersebut. Sejumlah barang yang tidak semestinya berada di tahanan napi seperti narkoba jenis sabu-sabu justru lolos masuk.

Joko juga membenarkan dari sekitar 200 napi yang diperiksa, ada segelintir yang positif mengonsumsi narkoba. Napi tersebut berada di tahanan blok F dan D. ”Kami lakukan pemeriksaan selama 2 jam. Ada 200 lebih napi yang dites urin. Dan masih ada yang positif (gunakan narkoba),” jelasnya.

Joko menyampaikan, masih ada oknum yang menggunakan narkoba. Dia menjelaskan sulit mengidentifikasi masuknya narkoba. Diperlukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari tahu asal muasal narkoba masuk ke lapas.

Soal catatan nomor telepon yang ditemukan di ruang tahanan, dia menyampaikan belum bisa menyimpulkan nomor jaringan narkoba.  Pihaknya akan menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada kepala lapas untuk dilakukan evaluasi dan pembenahan. Kegiatan ini sebagai upaya tindak lanjut Program Lapas Jawa Tengah Zero Narkoba.

Sementara Kasat Narkoba Polres Sragen AKP Joko Satriyo Utomo membenarkan ada temuan sabu-sabu di blok D di salah satu ruang tahanan. Sementara catatan nomor HP itu berada di blok F yang juga merupakan blok tahanan narkoba. 

”Catatan nomor telepon milik salah satu tersangka yang kami tangkap di Sragen itu alias Cebret dengan barang bukti (BB) sampai 60 gram. HP-nya tidak ketemu, dari pengakuan itu nomor temannya, tapi saya  tahu itu bukan teman biasa,” ujarnya.

Kalapas Sragen Yosef B. Yambise menyambut baik pemeriksaan yang dilakukan Polres Sragen dan Polda Jateng. Sejak memimpin Lapas Sragen dua bulan terakhir, pihaknya bertekad untuk membersihkan lapas tersebut dari peredaran narkoba. ”Sebulan lebih kami berupaya melakukan normalisasi dengan berbagai program,” ujarnya.

Pihaknya mengaku tidak akan memberi toleransi bagi napi yang menggunakan nakoba atau pun menjadi bandar narkoba di dalam lapas. Dengan upaya tersebut pihaknya ingin Lapas Sragen bersih dari narkoba. ”Kami dukung polda dan polres untuk normalisasi,” tuturnya. (din/bun)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia