Minggu, 16 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Pendidikan
Asian Para Games 2018

Mahasiswi Uns Sumbang Dua Perak

12 Oktober 2018, 13: 16: 57 WIB | editor : Perdana

MEMBANGGAKAN: Ni Made Aryanti (tiga dari kanan) berfoto bersama Menpora Imam Nahrawi dan rekan setimnya.

MEMBANGGAKAN: Ni Made Aryanti (tiga dari kanan) berfoto bersama Menpora Imam Nahrawi dan rekan setimnya.

JAKARTA – Ni Made Aryanti benar-benar membuktikan janjinya untuk tampil allout di ajang Asian Para Games 2018. Mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) tersebut berhasil menyumbangkan dua medali perak dari lintasan atletik di Gelora  Bung Karno Jakarta (10/10).

Aryanti, sapaan akrabnya, turun di nomor 100 meter dan 400 meter cabor atletik untuk klasifikasi T-13 (keterbatasan penglihatan) putri. Di nomor 400 meter, perolehan waktu Aryanti yakni satu menit 5,29 detik. Dirinya sukses mengungguli Mahdavikiya Ozra (Iran), dan harus rela berada di belakang atlet Jepang, Sasaki Mana.

Yang menarik ternyata podium di kelas 100m T-13 berhasil diduduki oleh tiga wakil Indonesia. Aryanti mencatatkan waktunya 13 detik dan harus puas ada di tempat kedua. dirinya kalah dari Putri Aulia, dan medali perunggu sukses digondol Endang Sari Sitorus.

”Saya sangat bersyukur, dan pastinya senang sekali. Tidak menyangka juga bisa mendapat dua medali perak, apalagi di nomor 400 meter tidak saya prediksikan sama sekali,” ungkap  Aryanti kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Pelatih atletik National paralympic Committee (NPC) Indonesia, Kevin Fabiano mengaku pencapaian Aryanti memang di luar ekspektasi, karena dirinya hanya ditarget perunggu.

”Padahal di kelasnya di ada atlet dari Tiongkok, dan rekan-rekannya yang lebih senior. Namun ternyata catatan waktunya malah lebih bagus,” beber Kevin.

Perolehan waktu Aryanti dikelas 100m dengan raihan 13,00 detik, ternyata catatan ini lebih baik dari rapor sebelumnya di kejuaraan World Para Atletik di Beijing Open, Juli lalu (13,10 detik). 

”Saya targetkan perunggu untuk dia di nomor 400 meter, karena atlet asal Jepang dan Iran adalah peserta Paralympic di Brazil beberapa waktu lalu,” sambungnya.

Sementara itu Wakil Rektor 3 UNS, Darsono mengungkapkan pencapaian Aryanti sangat membanggakan bangsa Indonesia, termasuk almamaternya di UNS.  

”Kami akan memberikan penghargaan dan membina dirinya agar ke depan lebih baik lagi. Ini juga jadi harapan besar buat fakultas baru, yakni Fakultas Olahraga (FKor) UNS,” ujarnya.

Wakil Dekan 3 FKIP UNS, Sapta Kunta Purnama menambahkan ada tiga atlet UNS yang tampil di ajang Asian Para Games 2018. Yaitu Ni Made Aryanti dari Prodi PLB FKIP, lalu Sri Sugiyanti yang meraih medali perunggu di cabor Balap Sepeda. Sedangkan Nanda Mei Sholihah dari Prodi Pendidikan Sosiologi Antropologi FKIP UNS untuk cabor atletik sayang dia cidera karena jatuh saat latihan. (aya/nik)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia