Selasa, 13 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Kekerasan terhadap Anak Masih Jadi Ancaman

Sabtu, 13 Oct 2018 14:30 | editor : Perdana

LINDUNGI MASA DEPAN KAMI: Sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan digencarkan.

LINDUNGI MASA DEPAN KAMI: Sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan digencarkan. (RYANTONO P.S/RADAR SOLO)

SUKOHARJO – Butuh keseriusan pemkab dan pihak terkait lainnya untuk mencegah timbulnya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan. Mengacu data dinas pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DPPKBPPPA), pada perioode Januari-pertengahan Oktobter 2018 terjadi 52 kasus. 

”Data tentu kita update begitu ada kejadian dan pelaporan dari masyarakat,” ujar Kepala DPPKBPPPA Sukoharjo Proboningsih Dwi Danarti, Jumat (12/10).

Dengan pendataan tersebut, lanjutnya, akan memermudah penanganan terhadap para korban. Selain itu, pihaknya juga aktif melakukan pencegahan munculnya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan dengan melakukan edukasi ke masyarakat.

Langkah konkretnya yakni melakukan mediasi dan pendampingan lintas sektoral seperti melihatkan pihak kepolisian. Hasil analisa DPPKBPPPA, beragam faktor memengaruhi terjadinya kekerasan terhadap anak dan perempuan. Di antaranya, anak telantar karena ibunya mengalami depresi.

“Menanggani kasus kekerasan terhadap anak ini harus ekstrahati-hati. Mereka masih punya masa depan yang panjang,” jelas Probo. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia