Senin, 19 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Penabrak Mobil Polisi di Boyolali Teryata Belum Punya SIM

Selasa, 16 Oct 2018 01:34 | editor : Fery Ardy Susanto

Kondisi mobil dinas Polres Karanganyar yang rinsek ditabrak Daihatsu Feroza di Boyolali, Senin (15/10) malam.

Kondisi mobil dinas Polres Karanganyar yang rinsek ditabrak Daihatsu Feroza di Boyolali, Senin (15/10) malam. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI - Fakta mengejutkn terungkap di balik kecelakaan yang melibatkan Daihatsu Feroza nopol AD 7313 GB yang menabrak mobil dinas Sabhara Polres Karanganyar nopol IX-152-52 di Pertigaan Randusari, Teras, Boyolali, Senin (15/10) malam. Ruli Nur Rizkiana, sopir Feroza ternyata belum punya surat izin mengemudi (SIM). Warga Dusun Sanden, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang ini masih berusia 16 tahun.

Kanit Laka Polres Boyolali, Ipda Utomo mengatakan, pengemudi Feroza masih di bawah umur. Siswa salah satu sekolah swasta di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang ini belum memiliki SIM. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Sementara indikasinya sopir ini ngatuk,”  ujar Ipda Utomo mewakili Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Febriani Aer. 

Peristiwa terjadi pukul 18.30 WIB. Feroza melaju dari arah timur (Solo) menuju barat. Sesampai di pertigaan Randusari, traffic light menyala hijau. Sopir Ruli Nur Rizkiana spontan memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.

Nahas, mobil yang ditumpangi bersama tiga anggota keluarganya itu tiba-tiba hilang kendali. Oleng ke kanan menabrak traffic light di tengah median jalan hingga roboh. Lalu melanggar marka jalan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan (Semarang) melaju mobil dinas Sabhara Polres Karanganyar yang ditumpangi Kompol Taufik. Bersama dua staf Bagian Sumda Polres Karanganyar.

Kendaraan yang disopiri Bripda Pamungkas ini langsung dihantam Feroza. Mengenai bagian ban depan. Lalu bagian belakang terpelanting dan naik ke median jalan. Tepat di atas traffic light.

Meski tak ada korban jiwa, kedua kendaraan rusak parah. Pengemudi Feroza mengalami luka nyeri kaki kiri.  Sedangkan penumpang mobil dinas Shabara, Aipda Hariyanto, Bagian Sumda Polres Karanganyar mengalami sesak nafas. Korban selanjutnya dibawa ke Dokkes Polres Boyolali untuk mendapatkan perawatan.

Yatin, 63, penumpang Feroza mengaku saat kejadian duduk di bagian belakang. Dia pun kaget begitu mobil yang disopiri cucunya menabrak tiang traffic light dan mobil polisi.

“Saya dari Solo. Jenguk orang sakit. Ini mau pulang,” ujarnya di lokasi kejadian.

Feri Krisbiantoro, 26, warga yang tinggal di seberang lokasi kejadian juga kaget bukan main saat mendengar benturan sangat keras.

“Saya langsung lari ke luar rumah. Saat itu mobil polisi ada di tengah median jalan dan mobil ini berhenti di sini,” katanya sambil menunjuk lokasi. (wid/bun) 

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia