Senin, 19 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Features

Khoirudin Mustakim, Atlet Pencak Silat Kelas Dunia dari Trucuk

Dua Kali Harumkan Indonesia di Luar Negeri

Selasa, 16 Oct 2018 20:40 | editor : Perdana

BERPRESTSI: Atlet pencak silat Klaten, Khoirudin Mustakim

BERPRESTSI: Atlet pencak silat Klaten, Khoirudin Mustakim (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Sebuah prestasi membanggakan ditorehkan pesilat Khoirudin Mustakim, 17. Pemuda asal Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk ini baru saja mengharumkan nama Indonesia. Di ajang Asian Pencak Silat Championship 2018 di India.

ANGGA PURENDA, Trucuk

Nama Khoirudin Mustakim masuk jajaran tim pencak silat Kabupaten Klaten. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah mendatang. Tak tanggung-tanggung, dia ditarget mendulang medali emas.

Target ini dinilai realistis. Sebab dia baru saja menyabet gelar pada kejuaraan dunia di Thailand dan tingkat Asia di India. Padahal baru kali ini dia tampil membela Merah Putih di kancah internasional.

Gelar pertama diraih Mustakim saat tampil di Thailand. Mengalahkan pesilat Vietnam. Di babak final kelas C (47-51 kg).

Prestasinya berlanjut dalam Asian Pencak Silat Championship di India, Oktober lalu. Kali ini naik kelas ke level senior. Mengikuti kelas A (45-50 kg). Lagi-lagi dia mengalahkan pesilat asal Vietnam. Meski berstatus bukan unggulan.

”Babak pertama mengalahkan pesilat Malaysia. Di semifinal menaklukan pesilat Singapura. Paling berat di final. Karena yang saya hadapi pesilat Vietnam. Mereka pesilat utama yang turun di Asian Games 2018 kemarin,” jelas Mustakim kepada Jawa Pos Radar Solo.

Apa yang dicapai Mustakim bukan sebuah kebetulan. Diraih lewat perjuangan ekstra berat. Semua itu dirintisnya saat masih duduk di kelas VII SMP. Lewat ajakan temannya, dia mulai mempelajari berbagai teknik dan jurus.

”Kuncinya fokus selama pertandingan. Jangan sampai meremehkan lawan. Lakukan yang terbaik meskipun tidak diunggulkan untuk menang,” urai mahasiswa semester I Jurusan Kepelatihan Olahraga Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) ini.

Sudah jadi juara dunia, Mustakim pantang meremehkan lawan saat terjun di porprov. Sebagai catatan Porprov Jateng 2018 berlangsung di Kota Solo, 19-25 Oktober mendatang. Dia terus berlatih mulai dari pagi, siang, hingga malam.

Seluruh materi yang didapat dari pelatih dilahapnya setiap hari. Siangnya, Mustakim memperdalam berbagai teknik yang sudah diajarkan secara mandiri. Sedangkan malamnya, dibimbing pelatih, mempelajari berbagai strategi mengalahkan lawan.

”Kunci memenangkan pertandingan ada di fisik dan mental. Kalau fisik sudah down, pasti sulit mengalahkan lawan. Begitu juga mental. Harus punya mental juara. Kalau tidak, pasti berpengaruh ke fisik. Karena keduanya saling berkaitan,” urai pemuda kelahiran Klaten, 5 Januari 2001 ini.

Mustakim merupakan atlet binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jateng sejak 2015. Selama di PPLP, dia menyabet juara Kejurnas antar-PPLP dan Popnas 2017. Dia juga menjuarai berbagai kejuaraan di tanah air.

Target selanjutnya, Mustakim ingin masuk tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Tengah. Berharap bisa memberikan yang terbaik bagi kontingen Jawa Tengah pada PON 2020 di Papua. (*/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia