Senin, 19 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Fokus Event JKPI, 18 – 26 Oktober ASN Dilarang Keluar Kota

Sabtu, 20 Oct 2018 14:05 | editor : Perdana

F.X. HADI RUDYATMO

F.X. HADI RUDYATMO

SOLO – Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkot untuk keluar kota pada 18-26 Oktober. Mereka diminta fokus menyambut tamu yang datang pada kongres jaringan kota pusaka Indonesia (JKPI).

Hal itu disampaikan secara terbuka oleh wali kota di hadapan seluruh ASN di halaman balai kota. Rudy menegaskan seluruh kegiatan di luar kota wajib ditinggalkan, termasuk undangan dari pemerintah pusat dan kementerian.

“Mulai tanggal 18 sampai 26 Oktober ini, khususnya kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di jajaran pemkot mohon tidak keluar kota atau perjalanan dinas keluar terlebih dahulu. Karena kita menjadi tuan rumah kongres JKPI. Kalau memungkinkan akan dihadiri bapak presiden karena beliau dulu deklaratornya,” bebernya, Jumat (19/10).

Ditambahkan Rudy, larangan bepergian keluar kota itu disampaikan agar seluruh ASN dapat fokus melayani ribuan delegasi dari 66 kota dan kabupaten di Indonesia. Seluruh mata pengunjung bakal melihat apa yang ada di Kota Bengawan. ASN diharapkan dapat menjadi pemandu yang baik jika para tamu akan bepergian.

“Kalau yang sudah dijadwalkan (keluar kota) tolong ditunda dulu. Yang sudah pesan tiket, dibatalkan. Yang sudah pesan hotel juga batalkan? Kalau ada dari Jakarta mengundang, bilang suruh ngundur. Kita fokus ke sini dulu,” tegasnya.

Asisten administrasi umum Setda Surakarta Eny Tyasni Suzana mengatakan, rangkaian kegiatan JKPI Dasawarsa akan diisi sejumlah agenda, antara lain welcome dinner, gelar dan pameran budaya, simposium, karnaval budaya, city tour, master class, kongres dan ladies program. 

Sebanyak 66 kabupaten/kota di Indonesia masuk dalam keanggotaan JKPI. Namun, yang memastikan akan hadir dalam gelaran kongres JKPI Dasawarsa baru sebanyak 33 daerah. 

Selain akan diikuti anggota JKPI, terdapat pula tujuh kabupaten/kota selaku peninjau sebelum ikut dan bergabung dalam keanggotaan JKPI. Tujuh daerah tersebut di antaranya Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Lembata, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Badung dan Kota Gresik. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia