Senin, 19 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Wayang Kulit Warnai Sosialisasi JKN-KIS

Sabtu, 20 Oct 2018 18:39 | editor : Perdana

PAPARAN: Sosialisasi BPJS Kesehatan Cabang Surakarta di Pendapa Kantor Bupati Wonogiri.

PAPARAN: Sosialisasi BPJS Kesehatan Cabang Surakarta di Pendapa Kantor Bupati Wonogiri.

WONOGIRI – BPJS Kesehatan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika RI akan menggelar sosialisasi di Pendapa Kantor Bupati Wonogiri, Jumat (19/10). Sosialisasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sosialisasi juga akan dimeriahkan pergelaran wayang kulit di Pracimantoro, Sabtu (20/10) malam.

Sekitar 375 orang perwakiIan dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perangkat desa se-Kabupaten Wonogiri ambil bagian dalam sosialisasi. Hadir sebagai narasumber, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Kominfo RI, Septriana Tangkary, Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa, dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Agus Purwono. 

Edy Santoso mengaku setiap orang berhak mendapat keadiIan sosiaI termasuk hak yang sama dan memperoleh akses di bidang kesehatan. Serta memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau.

”Hingga Oktober 2018, sebanyak 611.483 jiwa penduduk Kabupaten Wonogiri atau 56,54 persen sudah ter-cover Program JKN-KIS. Masih terdapat 43,46 persen penduduk yang masih memerlukan jaminan kesehatan,” ungkap Edy dalam sambutannya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Agus Purwono mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI atas dukungan dan usahanya daIam mensukseskan Program JKN-KIS. Terutama di Kabupaten Wonogiri. ”Ini bentuk keseriusan dari pemerintah terkait Program JKN-KIS yang sudah berjaIan hampir empat tahun. Melalui Instruksi Presiden yang teIah keluar November 2017, semua pihak bekerja sama dan saling mendukung,” sambung Agus. 

Mengkampanyekan Program JKN-KIS, ini juga akan digelar wayang kulit di Lapangan Dim Godang Desa Pracimantoro, Sabtu (20/10) malam. Dengan dalang Ki Anom Suroto. ”Diharapkan semakin banyak masyarakat yang paham terkait JKN-KIS. Sehingga bisa menambah kepesertaan JKN-KIS," papar Agus. 

Saat ini BPJS Kesehatan Cabang Surakarta dalam memberikan pelayanan kesehatan telah bekerja sama dengan 395 FKTP. Terdiri atas 109 Puskesmas, 146 dokter praktik perorangan, 100 klinik pratama, serta 40 dokter gigi. Sementara itu di tingkat FKTRL, telah bermitra dengan 44 rumah sakit dan 3 klinik utama. 

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Kominfo RI, Septriana Tangkary menyebut salah satu tugas Kementerian Kominfo  dalam pelaksanaan Inpres no 8/ 2017 ini adalah melakukan kampanye dan sosialisasi. Untuk membangun kesadaran masyarakat agar menjadi  peserta program JKN-KIS. (rls/fer)

(rs/fer/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia