Rabu, 21 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Features

Laili Puspa, Pilih Endors Katalog Daripada Catwalk

Selasa, 23 Oct 2018 12:50 | editor : Perdana

Laili Puspa, Pilih Endors Katalog Daripada Catwalk

Radarsolo.co.id - Dikarunia paras cantik nan menawan, Laili Puspa, mahasiswa Fakultas Komunikasi Institut Agama Islam Nasional (IAIN) Surakarta bisa saja berlenggok di atas catwalk. Tapi, tiap kali datang tawaran jadi model, selalu ditolaknya. Dia justru memilih jalur endorse katalog.

Seperti mahasiswa pada umumnya, Laili pilih mementingkan bangku kuliahnya. Namanya mulai mencuat pada 2015 silam. Wajahnya kerap muncul sebagai endorse beragam produk. online shop di Kota Solo. Mulai dari makanan, baju, tas, kerudung, sepatu, sampai aplikasi edit foto.

”Sejak kecil memang suka bergaya di depan kamera. Ketika masuk kuliah pernah ditawari teman jadi model hijab syari. Dari dari mulai banyak tawaran sebagai model foto produk di katalog,” ucap Laili kepada Jawa Pos Radar Solo.

Banyak tawaran jadi model catwalk ditolak Laili. Alasannya, dia tidak ingin terpancang waktu. Yang mungkin berpotensi mengganggu konsentrasinya dalam kuliah. Sebab dia pernah mengalami nilai jeblok di kuliah. Gara-gara kesibukannya di dunia modeling.

”Kalau fashion show itu biasanya waktunya sudah ditetapkan. Kalau foto produk kan beda. Waktunya bisa aku sendiri yang sesuaikan dengan jadwal kuliah,” beber dara manis 21 tahun ini.

Tak ingin pendidikan terganggu, Laili mengaku lebih mengutamakan kuliah daripada kerja sampingan. Ia rela melepas jadwal take photo jika berbenturan dengan kuliahnya. ”beda lagi kalau jadwalnya bisa didiskusikan dengan klien. Kalau bisa diganti dan tidak mengganggu kuliah ya it’s ok,” sambungnya.

Dari endors beragam produk, finalis Solo Beauty Muslimah ini mampu membayar kuliah dengan hasil keringat sendiri. ”Modeling bukan buat kerja serius, hanya sampingan saja,” bebernya.

Laili juga tak pelit berbagi tips hijab syari yang bakal menjadi tren di 2019. Menurutnya, tren tahun depan condong ke arah simple. Berupa outfit polos warna hitam, abu-abu, atau putih. Karena sangat fleksibel saat dipadu padan dengan warna lain. ”Untuk hijab, masih didominasi pashmina ala Nisa Sabyan,” sebut gadis asal Jaten, Karanganyar ini. (mg11/fer/bun)

(rs/fer/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia