Sabtu, 17 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Kepala Kejari: Pemusnahan Barang Bukti Masih Didominasi Narkoba

Selasa, 23 Oct 2018 20:52 | editor : Perdana

Beragam barang bukti kasus yang telah inkracht dimusnahkan di kantor Kejari Sukoharjo  (22/10). 

Beragam barang bukti kasus yang telah inkracht dimusnahkan di kantor Kejari Sukoharjo (22/10).  (RYANTONO P.S./RADAR SOLO)

SUKOHARJO – Sebanyak 69,945 gram sabu, minumam keras (miras) palsu, kosmetik dan obat-obatan ilegal dimusnahkan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo. Beragam perkara tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Kepala Kejari Sukoharjo Tatang Agus Volleyantono mengatakan, ikut dimusnahkan airsoft gun tidak berizin. ”(Barang bukti, Red) yang dimusnahkan ini dari 25 perkara dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap,” jelasnya, Senin (22/10).

Pemusnahan tersebut juga menindaklanjuti keputusan Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo. Ikut hadir dalam kegiatan itu Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Dandim 0726 Letkol Inf. Chandra Ariyadi Prakosa, dan perwakilan sejumlah instansi di antaranya dari kantor Kementerian Agama, serta Balai POM.

Barang bukti narkoba dimusnahkan dengan cara diblender, sedangkan lainnya dibakar, dan dituang dalam drum lalu dibuang. Sementara, airsoft gun dipotong dengan gerinda.

Adapun rincian barang bukti yang dimusnahkan yakni narkoba seberat 69,945 gram, pil calmlet 150 butir, aprazolam empat butir, riklona dua butir, satu unit airsoft gun, lima karung jamu dan obat ilegal, serta celana dan kaus sebanyak 25 potong dalam pidana pencurian, pengeroyokan, dan narkotika.

Barang bukti lainnya berupa timbangan digital, ATM, tas, dompet, pipet, bong, dan lainnya. ”Pemusnahan barang bukti dilakukan rutin tiap tahun terhadap perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap,” jelas Tatang. Dari puluhan perkara yang telah inkracht, imbuh Tatang, didominasi kasus narkoba. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia