Rabu, 21 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Features
Spirit Sumpah Pemuda dari Sigit Marwanta

Motivasi Anak Muda untuk Jadi Wirausaha

Senin, 29 Oct 2018 16:16 | editor : Fery Ardy Susanto

Sigit Marwanta.

Sigit Marwanta. (DOK.PRIBADI)

SOSOK inspirasi dalam peringatan sumpah pemuda kali ini seorang pengusaha berusia 40 tahun, Sigit Marwanta. Pria yang lahir dari sebuah pelosok desa di Dusun Barengan, Desa Jambakan, Kecamatan Bayat sudah berhasil memimpin berbagai perusahaan, mulai bidang peternakan, pertanian, bahan bakar sampai konstruksi.

Keberhasilan dalam bisnis tentu tidak didapat dengan mudah, putra terakhir dari enam bersaudara sudah diajari bisnis oleh orangtua almarhum Tri Widodo dan Sumiyem sejak kecil. Mulai dari bisnis berdagang, memelihara ternak  sampi sampai pertanian. Ditambah dengan didikan lima kakaknya menjadikan Sigit sebagai pengusaha muda yang sukses.

“Dari kedua orangtua saya belajar bagaimana menjalankan usaha dengan jujur, tekun. Ini menjadi modal dasar untuk mengembangkan usaha. Berbisnis tidak hanya berorientasi untuk mendapat keuntungan semata, namun usaha yang kita jalankan juga harus menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar bapak dua anak ini.

Pria yang kini menduduki Direktur Widodo Makmur Perkasa (WMP) Farm Jawa Tengah ini tidak segan untuk menularkan kemampuan bisnis yang dimiliki kepada orang lain. Terutama anak muda yang ingin belajar wirausaha. Dalam berbagai kesempatan,  Sigit sering menggelar pertemuan dengan organisasi pemuda untuk menyebarkan virus wirausaha.

Suami dari Novia Erna P memiliki hobi sebagai pecinta burung terutama love bird. Dari hobi yang dimiliki tersebut membuat Sigit mudah untuk masuk ke berbagai komunitas pecinta burung. Bahkan namanya sudah tidak asing lagi di kicau mania tingkat nasional. Karena Sigit memiliki satu burung legenda Kusumo yang dalam dua tahun terakhir selalu memenangi perlombaan.

“Hobi bagi saya tidak hanya sekedar untuk beralih dari kesibukan, namun bagi saya hobi menjadi salah satu media untuk membangun relasi. Baik binis maupun bertukar pengalaman, “ ungkap pria kelahiran  Klaten, 26 Maret 1978 lalu.

Kepada anak muda, dia tidak berhenti untuk menyampaikan pesan agar tidak takut dalam mulai menjalankan sebuah usaha. Termasuk bidang peternakan, banyak  anak muda yang gengsi atau malu untuk bisnis ternak sapi, menjadi petani. Sehingga kebanyakan anak muda memilih untuk jadi karyawan pabrik.

“Padahal usaha ternak maupun pertanian saat ini masih sangat membutuhkan tenaga muda. Saya sendiri memiliki mitra yang usianya masih muda, mereka selalu saya motivasi untuk terus mengembangkan usaha yang dimiliki saat ini. Ada yang menjadi  bahan baku pakan ternak” imbuh pengusaha yang juga hobi golf ini.

Sigit saat ini juga mulai terjun ke dunia politik, dia memilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menuju kursi senayan. Berada di Dapil V Jawa Tengah (Klaten, Boyolali, Solo, Sukoharjo) nama Sigit  Marwanta berada di nomor urut dua. (oh)

(rs/fer/fer/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia