Minggu, 18 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Lifestyle

Inilah Penyebab Warna Urin Berubah Warna

Senin, 29 Oct 2018 18:39 | editor : Perdana

Inilah Penyebab Warna Urin Berubah Warna

Radarsolo.co.id - Urin ternyata bisa digunakan sebagai diagnosis awal sebuah penyakit. Mulai sekarang sebaiknya sering memperhatikan perubahan urin dan dikonsultasikan dengan dokter. Urin memiliki warna yang berbeda-beda tergantung dengan seberapa banyak air mineral yang dikonsumsi. 

Ahli Gizi, Mita Erika mengungkapkan semakin banyak air mineral yang dikonsumsi, maka akan semakin jernih warna urin yang dikeluarkan tubuh. Perubahan warna urin terjadi ketika terdapat gangguan atau masalah dalam tubuh. Salah satu warna urin yang sering terjadi adalah Kuning Tua. 

“Dehidrasi menjadi alasan yang sering terjadi. Kekurangan cairan dalam tubuh bisa menimbulkan dampak pusing, kehilangan fokus, dan pastinya urin berubah. Ketika tubuh kekurangan cairan, hal ini akan meningkatkan konsentrasi pewarna urin dalam tubuh yaitu urobilin. Urobilin merupakan bilirubin yang terdapat di sistem kandung kemih dan merupakan hasil zat sisa yang dihasilkan dari pemecahan sel darah merah oleh hati,” jelas Mita kepada Radasolo.co.id. 

Mita menambahkan, makanan juga berpengaruh pada warna, konsentrasi, serta bau dari urin. Terlebih mengkonsumsi makanan yang memiliki warna pekat seperti buah bit, vitamin B, beta karoten yang dapat menimbulkan warna orange. Sayur seperti wortel jika dikonsumsi terlalu berlebih juga bisa merubah warna urin. 

Kemudian, mengkonsumsi obat juga bisa merubah urin, seperti antibiotik, laksatif, dan anti-inflamasi dapat menyebabkan urin berwarna kuning tua. Urin yang terdapat darah didalamnya biasa disebut hematuaria. Hematuria dapat muncul disebabkan oleh adanya kanker pada ginjal atau kandung kemih dan peradangan pada kandung kemih, saluran kandung kemih, atau pun ginjal. Kejadian ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk orang tua, anak-anak, maupun remaja.

“Penyakit seksual juga bisa meimbulkan gejala urin berwarna kuning. Infeksi yang paling sering menimbulkan perubahan warna urin. Kemudian gangguan pada organ hati, seperti  hepatitis, sirosis, dan kanker hati juga bisa merubah warna urin. Untuk lebih pasti diharapkan konsultasi pada dokter agar lebih jelas dan terarah,” pungkasnya. (gis)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia