Rabu, 21 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Sragen

Keren, Honda Accord Maestro 90 Disulap Jadi Lamborghini Aventador

Senin, 29 Oct 2018 22:00 | editor : Fery Ardy Susanto

Supriyanto modifikator asal Sragen, Jawa Tengah.

Supriyanto modifikator asal Sragen, Jawa Tengah. (AYUK WIDYA/RADAR SOLO)

KREATIVITAS memang tak pernah ada batasnya. Seperti yang dilakukan Supriyanto, warga Desa Jono, Kecamatan Tanon, Sragen. Di bengkelnya, mobil tua Honda Accord Maestro keluaran tahun 1990 disulapnya jadi supercar Lamborghini Aventador SuperVeloce.

Ditemui Jawa Pos Radar Solo di bengkel Avatar Paint, Supriyanto nampak memperhatikan pekerjanya yang sedang mengelas bodi Lamborghini yang masih separo jadi. Ide memodifikasi Honda Accord Maestro 90 jadi supercar muncul Supriyanto berbincang dengan salah seorang customer yang ingin mengubah tampilan mobilnya.

"Ini tantangan bagi saya dan tim karena baru pertama bikin," ujar Supriyanto.

Wong Sragen, Supriyanto sulap mobil lawas jadi supercar (AYUK WIDYA/RADAR SOLO)

Biaya modifikasi ini diperkirakan menelan Rp 150 juta.

“Itu hanya biaya perkiraan saja. Bisa kurang, tergantung pelanggan ingin kualitas aksesorinya seperti apa? beber Supriyanto.

Sparepart dalam modifikasi didatangkan dari Korea. Selain itu Supriyanto juga berburu ke Jakarta, Surabaya, Jogja, dan Bandung. Pria kelahiran 20 Maret 1978 ini pasang target modifikasi rampung sekitar 6 bulan.

Menyulap bodi tak harus mengutak-atik dapur pacu. Supriyanto mengaku masih mempertahankan mesin lama. Hanya saja posisinya diubah dari depan ke belakang.

"Bagian interior mobil dibuat semirip mungkin dengan versi aslinya. Kalau eksteriornya paling kemiripannya sekitar 70 persen," lanjut Supriyanto.

Masuk ke interior, jok mobil cukup menggunakan bahan MBtech. Steer dan pedal pakai bikinan Momo. Sedangkan pintu dibuat model gullwing bikinan Jakarta.

"Suspensi depan full custom dari Suzuki Carry dan knuckle juga custom. Kalau pakai standart Honda Accord terlalu tinggi, kurang ceper. Head lamp juga custom pakai fiber yang dijejali lampu LED 55 watt," ujar Supriyanto

"Ram mobil tetap pakai hexagonal. Kemudian tanki custom, untuk kaki-kaki, pakai velg R19. Soal warna pilih warna biar muncul kesan elegan," tuturnya. (mg1/mg2/mg3)

(rs/fer/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia