Rabu, 21 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

6 Rumah Terbakar, Kerugian Nyaris Rp 1 M

Senin, 05 Nov 2018 17:55 | editor : Perdana

SIA-SIA: Petugas damkar dibantu jajaran TNI, Polri, dan warga berusaha memadamkan api yang membakar 6 rumah di Dukuh Bendungan, Desa Gunungsari, Wonosegoro, Boyolali (4/11).

SIA-SIA: Petugas damkar dibantu jajaran TNI, Polri, dan warga berusaha memadamkan api yang membakar 6 rumah di Dukuh Bendungan, Desa Gunungsari, Wonosegoro, Boyolali (4/11). (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI – Kebakaran hebat terjadi di Dukuh Bendungan, RT 06 Rw 01, Desa Gunungsari, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Minggu (4/11) pagi. Sekitar enam unit rumah milik empat orang warga ludes dilalap si jago merah. Yakni rumah milik Jiman, 45, Suradi, 65, Suraji, 45, dan Parmo, 35, yang jaraknya saling berdekatan.

Komandan Koramil (Danramil) 17/Wonosegoro, Lettu Inf. Dalhar M., menjelaskan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Ceritanya, saat itu Suradi sedang membakar sampah di dalam kandang kambing miliknya. Namun bukannya ditunggu hingga api padam, Suradi justru berbegas pergi ke ladang.

”Suradi tidak menyadari bahwa sampah yang ada di kandang itu tidak di cek kembali. Tidak dipastikan lagi apakah apinya sudah mati atau belum,” kata Dalhar kepada Jawa Pos Radar Solo.

Tak lama kemudian, api di dalam kandang membesar. Tiupan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merambat ke dinding kandang yang menyatu dengan rumahnya. Bahan material rumah yang terbuat dari dari papan kayu jati memudahkan api cepat berkobar.

Sialnya lagi, api juga menjilat lima unit rumah lainnya. Yang jaraknya berdekatan. Yakni rumah milik Suraji, Jiman, dan Parmo. ”Api dengan cepat merambat ke rumah-rumah yang ada di sampingnya,” papar Dalhar. 

Warga yang mengetahui kejadian kebarakan lalu berbondong datang ke lokasi. Berusaha memadamkan api dengan peralatan sederhana. Sebagian melapor ke perangkat desa lalu diteruskan ke pemadam kebakaran Boyolali.

Tapi upaya warga tak membuahkan hasil. Api makin lama makin membesar. Apalagi kawasan sekitar juga minim persediaan air. Beruntung musibah ini tak memakan korban jiwa.

”Dari catatan kami, ada enam rumah dan dua ekor kambing yang hangus terbakar. Jika ditotal kerugian akibat peristiwa ini mencapai Rp 850 juta. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia