Rabu, 21 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Kabar Gembira! Stok Kantong Darah PMI Melimpah

Selasa, 06 Nov 2018 12:00 | editor : Fery Ardy Susanto

Ilustrasi ruang penyimpanan darah di PMI Cabang Boyolali.

Ilustrasi ruang penyimpanan darah di PMI Cabang Boyolali. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI - Palang Merah Indonesia (PMI) Boyolali tak perlu khawatir untuk mengumpulkan darah dari masyarakat. Mengingat kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah kepada sesama terbilang tinggi.

Terbukti, saat ini stok darah di PMI Cabang Boyolali cukup melimpah. Bahkan di alat penyimpanan darah yang dimiliki PMI Cabang Boyolali saja, jumlah kantong darah mencapai 267 kantong.

Stok darah untuk golongan darah A paling banyak jumlahnya. Sedikitnya ada 97 kantong yang siap didistribusikan kepada pasien yang membutuhkan darah. Termasuk dengan golongan darah B dan O. Dimana golongan darah B mencapai 73 dan golongan darah O sebanyak 83  kantong.

“Golongan AB dari dulu stoknya paling sedikit. Untuk saat ini hanya ada 14 kantong,” ujar Petugas Pencari Pelestari Dono Darah Sukarela (P2DS) PMI Boyolali, Wahyu Budi Setyawan, Senin (5/11).

Meski begitu, PMI Boyolali masih bisa memenuhi kebutuhan pasien dengan golongan darah AB. Karena yang membutuhkan darah AB relatif sedikit. Kemudian untuk mengantisipasi kekurangan darah apabila ada kebutuhan yang mendesak, sudah terjadi komunikasi yang baik dengan masyarakat pendonor sukarela.

“Misalnya, kami butuh darah AB, kami sudah ada nama-namanya. Jadi setiap saat bisa kami panggil. Jadi kami tak khawatir tak bisa memenuhi kebutuhan darah masyarakat,” jelasWahyu.

Wahyu menyebut, setiap bulan PMI Boyolali dapat menghimpun darah sebanyak 1.100-an kantong darah. Darah tersebut berasal dari kelompok sukarela, seperti Karangturana, sekolah, Ormas, tempat ibadah dan sejumlah pabrik. “Jumlah darah selalu melimpah. Tak salah jika beberapa daerah mengambil darah dari sini (PMI Boyolali, Red),” terang Wahyu.

Pada 2017 lalu, PMI Boyolali dapat menghimpun sebanyak 11.456 kantong darah. Sedangkan tahun ini, sampai Oktober, darah yang terkumpul sudah mencapai 10.300 kantong darah. Darah tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit yang ada di wilayah Boyolali dan sekitarnya. “Untuk kebutuhan darah rata-rata per bulan antara 900 kantong darah hingga 1.000 kantong darah,” imbuhnya. (wid/edy)

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia