Rabu, 21 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Setahun Pascalongsor, 250 KK Masih Terisolasi

Selasa, 06 Nov 2018 19:54 | editor : Perdana

Bts Ambruk Terkena Longsor 2017

Bts Ambruk Terkena Longsor 2017

WONOGIRI - Ratusan kepala keluarga di dua dusun Desa Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Wonogiri masih kesulitan berkomunikasi dengan dunia luar. Pasalnya, menara telekomunikasi atau BTS (base transceiver station) yang saat ini dipasang untuk menggantikan menara BTS lama yang diterjang longsor 2017 lalu kurang tinggi.

Camat Karangtengah Sunarto mengatakan bahwa menara BTS yang roboh diterjang longsor tahun lalu sudah diganti dengan perangkat yang baru dan permanen. Hanya saja, dengan ketinggian sekitar 40 meter tidak bisa menjangkau seluruh dusun di Desa Karangtengah.

“Dulu semua sinyal bagus saat menaranya berada di belakang kecamatan, tapi sekarang setelah dipindah ke Dusun Wonoleren, Desa Karangtengah, sinyal kurang bagus,” kata Sunarto ditemui di pendapat bupati, Senin (5/11).

Menurut Sunarto, masyarakat yang menikmati jaringan telekomunikasi ini hanya sampai di Desa Hargosari, Kecamatan Tirtomoyo. Sementara dua dusun di Desa Karangtengah justru tidak maksimal. “Sinyalnya kurang kuat di Dusun Timbangan dan Dusun Sampang,” katanya.

Setidaknya di Dusun Timbangan ada lima RT dengan jumlah kepala keluarga (KK) sekitar 200, sementara di Dusun Sampang ada tiga RT dengan jumlah KK 50 lebih. Mereka kurang bisa berkomunikasi melalui telepon maupun mengakses internet.

“Ya sinyalnya lemah, putus-putus. Meski begitu untuk urusan administrasi kependudukan secara online bisa dilayani di kantor desa setempat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Joko Sutopo (Jekek) mengatakan bahwa dari 25 kecamatan di Wonogiri seluruhnya sudah terkoneksi jaringan internet. Hanya saja beberapa desa masih blank spot.

“Kami sudah koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dengan adanya desa yang masih blank spot supaya ada kebijakan khusus. Kami sudah mengajukan proposal 10 titik. Mudah-mudahan bisa dipenuhi semua,” kata Jekek di Balai Desa Pule, Selogiri belum lama ini. (kwl/bun)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia