Minggu, 18 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Korps Suka Rela Gelar Pelatihan Teknis Water Sanitation

Kamis, 08 Nov 2018 14:15 | editor : Perdana

PELATIHAN: Fasilitator PMI tunjukkan alat pengukur kejernihan air di kampus Ngoresan UNS kemarin (7/11).

PELATIHAN: Fasilitator PMI tunjukkan alat pengukur kejernihan air di kampus Ngoresan UNS kemarin (7/11). (RAGIL SULISTIYO/RADAR SOLO)

SOLO – Ketersediaan air menjadi kebutuhan utama makhluk hidup. Mengingat perannya yang cukup vital tersebut, Korps Suka Rela (KSR ) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar pelatihan teknis water sanitation and hygiene promotion (Wash) 

Dalam pelatihan yang digelar selama lima hari tersebut, sebanyak 25 peserta mendapatkan materi tentang pembuatan air bersih guna membantu daerah yang kekeringan. “Kita ingin ada relawan yang terspesialisasi di bidang Wash. Karena orangnya (ahli Wash, Red) hanya terpusat di PMI,” terang Wulan Rohi Masanti, seksi acara pelatihan teknis WASH.

Fasilitator PMI Pati Edi Sugiarto menjelaskan, praktik produksi air bersih dilakukan dengan memompa air kotor dari Sungai Begawan Solo kemudian ditampung ke dalam rawwater. Di rawwater ini nanti air akan diberi aluminium  sulfat untuk mengendapkan kotoran.

Pada tahap ini skala air mencapai 7 nuphelometric turbidity unit (NTU). NTU merupakan alat untuk mengukur kadar kejernihan air. Proses selanjutnya, air diolah menuju water treatment plant (WTP) yang harganya mencapai Rp 1,5 miliar. Hasilnya, air layak konsumsi menunjukkan skala di bawah 5 NTU. 

Edi berharap peserta pelatihan dapat mengaplikasikan ilmunya di PMI daerahnya masing-masing. “Sewaktu-waktu mereka dipanggil mereka harus siap. Dari segi sanitasinya, dari segi produksinya. Mengeset alat pun harus siap,” kata Edi. 

Fasilitator PMI Jember Wachid Budi Santoso menambahkan, daerahnya termasuk kawasan rawan bencana. Sebab itu, pelatihan pengolahan air tersebut sangat berguna menjamin ketersediaan air bersih dalam kondisi darurat. “Karena itu saya mengikuti pelatihan ini,” jelas dia. (mg4/mg5/wa)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia