Minggu, 18 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Berita Terbaru Pasar Legi: Pasar Darurat Pekan Depan Siap Ditempati

Jumat, 09 Nov 2018 09:00 | editor : Fery Ardy Susanto

Pasar darurat yang dibangun di parkir sisi utara Pasar Legi ditargetkan bisa ditempati pekan depan.

Pasar darurat yang dibangun di parkir sisi utara Pasar Legi ditargetkan bisa ditempati pekan depan. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO - Pasar darurat di parkir utara Pasar Legi siap ditempati pedagang pekan depan. Pemkot memprioritaskan pedagang los karena jumlahnya lebih banyak. Sementara untuk pedagang kios akan menempati pasar darurat di tiga ruas jalan yang sudah disiapkan pemkot.

Hingga kemarin, pembangunan pasar darurat sudah menyelesaikan separo tahap. Seluruh tiang pancang seluruhnya sudah berdiri. Pekerja juga sudah memasang atap sebagai peneduh. Sebenarnya, bangunan bekas pasar sementara Pasar Klewer itu sudah dapat digunakan, namun pemkot masih merampungkan pendataan dan pembagian los bagi pedagang.

“Pasar darurat saya tunggui langsung pagi, siang, malam biar cepat selesai. Saya harus memastikan pasar tersebut siap untuk digunakan berjualan. Untuk benar-benar siap kita perlu waktu dua minggu,” ujar Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo, Kamis (8/11).

Boyongan pasar darurat Pasar Klewer ke Pasar Legi dilakukan sejak Sabtu (3/11) pekan lalu. Praktis pemkot masih memiliki waktu sepekan untuk menyelesaikan janjinya. Rudy menganggap target itu realistis. Keseriusan pemkot untuk membangun pasar darurat dapat dilihat dengan tiada hentinya pekerja mendirikan besi-besi tua bekas Pasar Klewer.

“Prioritas kami jelas ke pedagang. Kita bangunkan pasar darurat yang layak. Meski sudah ada bantuan tenda dari kementerian, saya kira ini lebih layak. Kalau hujan pedagang lebih tenang,” katanya.

Selesai membangun untuk pedagang los, pemkot akan menggarap pasar darurat bagi pedagang kios. Rencananya mereka akan ditempatkan di beberapa jalan di sekitar Pasar Legi. Salah satunya adalah Jalan Sabang  yang mampu menampung 200 pedagang.

“Ini sudah kita ratakan dengan alat berat. Besok kita cor terus kita bangun semi permanen. Di sana dipakai yang kios, agar nyaman juga,” kata Rudy.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Surakarta Subagiyo memastikan pembagian lokasi berjualan di pasar darurat dilakukan dengan transparan. Pembagian juga melibatkan paguyuban. Dia berharap pedagang mengikuti seluruh peraturan yang dibuat pemkot.

“Data pedagang sudah kita kunci. Tinggal mencocokkan dengan yang dipegang paguyuban dan diverifikasi. Saya kira pedagang Pasar Legi manut-manut,” katanya.

Pemkot mencatat, ada 2.681 pedagang di Pasar Legi yang menempati 244 kios, 795 los lantai 1, 892 los lantai 2 dan 750 di pelataran. Dari angka tersebut terdapat 2.288 pedagang yang dinyatakan sebagai korban kebakaran. Jumlah pedagang yang terdampak ada 90 kios, 1.448 los dan seluruh pedagang pelataran. (irw/bun)

(rs/irw/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia