Minggu, 18 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Bupati: Inovasi Desa Belum Maksimal

Jumat, 09 Nov 2018 17:38 | editor : Perdana

TETAP KREATIF: Penyandang disabilitas menyelesaikan kerajinan tangan bambu ukir di acara bursa inovasi desa.

TETAP KREATIF: Penyandang disabilitas menyelesaikan kerajinan tangan bambu ukir di acara bursa inovasi desa. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

WONOGIRI – Bupati Wonogiri Joko Sutopo menilai inovasi desa belum maksimal. mindset dan tata kelola pemerintahan DESA yang belum senada melahirkan perencanaan kurang terstruktur. 

Itu ditegaskan bupati usai membuka bursa inovasi desa di kompleks GOR Giri Mandala Wonogiri kemarin (8/11). Menurut Joko Sutopo, dari sekitar 250 desa, belum semuanya menampilkan inovasi. Padahal, masing-masing desa mempunyai kewenangan dan fasilitas yang sama.

Antara satu desa dengan lainnya, lanjut bupati, tidak terintegrasi, tidak terkoneksi dengan program pemerintah pusat. Sehingga, capaian dan tumbuh kembang masing-masing desa tidak sama. "Ini adalah problem paling mendasar implementasi undang-undang desa,"  ujarnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Semedi Budi Wibowo mengatakan,  setidaknya ada 162 desa yang sudah mempunyai inovasi tapi belum maksimal.

"Ya memang belum maksimal. Ini (bursa inovasi desa, Red) kan baru saja, baru dua kali diadakan," ungkap dia.

Lebih lanjut dterangkan Semedi, bursa inovasi desa digelar untuk memberikan gambaran kepada desa terkait penggunaan dana desa. Yakni bukan melulu untuk pembangunan infrastruktur. "Dana desa bisa untuk pemberdayaan ekonomi," tandas dia. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia