Kamis, 13 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis
Micemart 2018

Kenalkan Venue Outdoor ke PCO

15 November 2018, 13: 15: 59 WIB | editor : Perdana

GALI POTENSI BUDAYA: Sejumlah PCO meramaikan Micemart 2018 di kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Rabu (14/11).

GALI POTENSI BUDAYA: Sejumlah PCO meramaikan Micemart 2018 di kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Rabu (14/11). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Dinas Pariwisata (Disparta) Surakarta menggandeng 25 Profesional Conferencecam Organizer (PCO) dalam gelaran Micemart. Ajang ini berlangsung Selasa-Kamis (13-15/11). Diharapkan ajang ini mampu mendongkrak kunjungan wisata di Kota Bengawan. Melalui Meeting, Incentives, Conferences, and Exhibition (MICE).

Pada Micemart ini, para PCO akan dikenalkan venue outdoor. Sebab selama ini banyak event yang digelar para pelaku Meeting, Incentives, Conferences, and Exhibition (MICE) yang terpaku di dalam ruang. Padahal Kota Solo cukup banyak potensi venue outdoor yang bisa dimanfaatkan.

Ketua Panitia Micemart, Daryono berharap banyak PCO yang memanfaatkan venue outdoor di Solo. ”Dengan begitu kami perlu mengenalkan lebih banyak venue outdoor ini. Apalagi di Solo potensinya banyak. Seperti halnya di Manahan, Benteng Vastenburg, Mangkunegaran, Balekambang, dan Keraton Kasunanan,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (14/11).

Mengenalkan venue outdoor ke PCO, diharapkan juga menguatkan nilai budaya. Sekaligus memberikan persepsi bahwa Solo mempunyai diferensiasi dengan kota-kota lainnya. Apalagi jika nantinya event digelar di lokasi outdoor, sekaligus mengenalkan para pelaku MICE dengan kebudayaan Kota Bengawan.

”Misalkan masuk keraton seperti ini. Mereka harus mengikuti budaya dengan masuk lingkungan keraton. Menggunakan samir atau kain jarit bagi perempuan,” tandas Daryono.

Selama ini, event MICE masih mengandalkan venue indoor. Namun sayangnya, masih terbatas mengenai ruang. Sedangkan selama ini untuk venue outdoor hanya digelar untuk kegiatan kapasitas besar. ”Memang di Solo ini belum punya convention hall. Sehingga untuk event besar masih di luar dengan mengkombinasikan hotel di sebagian acaranya,” paparnya.

Sementaar itu, Micemart 2018 dilibatkan 32 PCO. Jumlah ini membengkak dibandingkan tahun lalu. Hanya diikuti 20 PCO. ”Memang mayoritas PCO berasal dari Jakarta,” ujarnya.

Kepala Disparta Surakarta, Hasta Gunawan mengaku Micemart untuk mengenalkan lebih jauh mengenai potensi wisata di Kota Solo. Khususnya yang berkaitan dengan MICE. ”Ini event yang digelar kedua kalinya. Kali ini kami cukup konsen menggenjot potensi MICE. Karena memiliki multiplier efect luas. Baik melalui oleh-oleh, kuliner, belanja, dan lainnya,” ucapnya. (vit/fer)

(rs/vit/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia