Minggu, 16 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Satu Rumah Hancur Tertimpa Longsoran Talut

06 Desember 2018, 19: 05: 59 WIB | editor : Perdana

LULUH LANTAK: Rumah warga di Dukuh Tegalsruni, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali hancur terkena material tanah longsor, Selasa (4/12) sore.

LULUH LANTAK: Rumah warga di Dukuh Tegalsruni, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali hancur terkena material tanah longsor, Selasa (4/12) sore. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI – Hujan deras yang melanda kawasan Boyolali, Selasa (4/12) sore menyebabkan bencana tanah longsor. Sebuah rumah di Dukuh Tegalsruni, Desa Samiran, Kecamatan Selo diketahui hancur terkenda longsoran talut. Rumah yang hancur tersebut milik Gito Miarjo, 55. Terkena longsoran talut pekarangan milik tetangganya, Marsono, 60.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Usai hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Merapi selama beberapa jam, talut pekarangan milik Marsono longsor. Talut setinggi 5 meter menimpa rumah sisi kanan milik Gito.

Akibatnya, dinding rumah jebol. Tak hanya itu, pilar-pilar rumah ikut bergeser terdesak material longsor. Pergeseran tiang menyebabkan dinding retak-retak.

”Kejadian saat hujan sudah reda. Tiba-tiba talut belakang rumah Pak Marsono longsor dan mengenai bagian belakang rumah Pak Gito. Rumah mereka saling membelakangi,” terang Sisam Anwar, 74, warga setempat kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (5/12).

Saat longsor terjadi, pemilik rumah sempat mendengar suara bergemuruh. Gito dan empat anggota keluarganya bergegas keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. Selanjutnya mereka memeriksa sumber suara tersebut.

Betapa kagetnya Gito saat mendapati rumahnya sudah porak poranda. Lebar longsoran sekitar 20 meter. ”Seluruh anggota keluarga selamat karena sempat keluar rumah,” beber Gito. 

Tetangga yang mendengar peristiwa itu langsung bergegas menuju lokasi dan memeriksa situasi. Melihat kondisi longsor tersebut, pihak keluarga dan tetangga memutuskan untuk membersihkan material longsor keesokan harinya. Sedangkan Gito dan keluarganya malam harinya mengungsi ke rumah kerabat yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian.

Sementara itu, proses pembersihan material longsoran dilakukan Rabu pagi. Warga setempat dibantu anggota TNI dan Polri bergotong royong membersihkan lokasi. Perangkat desa setempat juga mengimbau agar warga lainnya waspada akan potensi longsor susulan. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia