Kamis, 13 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Nyampah dari Kendaraan, Tangkap!

07 Desember 2018, 08: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Arif Darmawan, Sekretaris Satpol PP Surakarta

Arif Darmawan, Sekretaris Satpol PP Surakarta

SOLO – Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3/2010 tentang Pengelolaan Sampah tidak hanya menyasar pembuangan sampah di sungai. Tapi, juga menyasar masyarakat yang membuang sampah dari kendaraan yang ditumpangi.

"Kalau sekarang kita masih fokus pada pembuang sampah di sungai. Nanti kita juga tindak yang buang sampah dari mobil atau kendaraan lain. Dari becak misalnya, juga kena," tegas Sekretaris Satpol PP Surakarta Arif Darmawan kemarin (6/12).

Sanksi tersebut akan dilakukan secara bertahap. Perda Pengelolaan Sampah, lanjut Arif, memang sudah dibuat secara komprehensif. Aturan soal membuang sampah tidak pada tempatnya juga dibuat untuk seluruh kasus. 

Misalnya, membuang sampah di tempat umum di lingkungan rumah dan beberapa lokasi lainnya. Pelaku pembuangan sampah dipastikan mendapat hukuman yang sama, yakni kurungan paling lama tiga bulan dan/atau denda maksimal Rp 50 juta.

"Aturan itu dibuat tanpa pandang bulu. Siapa pun yang membuang sampah tidak pada tempatnya, terkena hukum," tegasnya.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Agus Sis Wuryanto mengatakan, kurungan maupun denda yang diberikan kepada warga karena membuang sampah sembarangan itu bukan semata-mata untuk menghukum. Pemkot berharap hal itu benar-benar sebagai pembelajaran kepada seluruh masyarakat.

“Minimal untuk pelaku, agar ke depan tidak mengulangi lagi perbuatannya. Karena bagaimana pun juga, mereka akan merasakan bagaimana suasana sidang. Selain itu, masyarakat yang lain juga menjadi lebih taat terhadap aturan yang berlaku,” beber Agus. 

Apa yang dilakukan warga sebenarnya hal yang jamak dilihat warga. Meski begitu, Satpol PP tetap akan menyisir satu per satu pelaku pelanggaran perda tersebut.

“Pengawasan terus kita lakukan baik secara terbuka maupun tertutup. Ada petugas yang tidak berseragam patroli rutin di sekitar sungai,” tandasnya. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia