Kamis, 13 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Solo
Karyawan Delapan Pabrik Gula Demo PTPN IX 

Tuntut Uang Pakaian Dinas hingga Cuti

07 Desember 2018, 16: 55: 59 WIB | editor : Perdana

TUNTUT HAK: Karyawan dari delapan pabrik gula di bawah PTPN IX menggelar aksi di Jalan Ronggowarsito Solo kemarin.

TUNTUT HAK: Karyawan dari delapan pabrik gula di bawah PTPN IX menggelar aksi di Jalan Ronggowarsito Solo kemarin. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Merasa hak-hak mereka tidak diberikan, ratusan karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX menggelar aksi di kantor PTPN IX di Jalan Rongowarsito No 164 Solo. Mereka berasal dari sejumlah pabrik gula (PG) di bawah naungan perusahaan plat merah ini.

Sejak pagi karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN IX ini sudah berkumpul untuk menyampaikan tujuh tuntutannya. Ada tujuh poin tuntutan yang disampaikan. Di antaranya meminta PTPN III untuk mengkaji kembali kebijakan regrouping. Selain itu karyawan meminta agar PTPN IX mematuhi isi perjanjian kerja bersama (PKB) yang dibuat dua tahun sekali. 

Yakni  uang pakaian dinas pada Januari 2018, uang cuti tahunan 2018, uang pakaian dinas Juni 2018, dan  cuti panjang  yang biasanya jatuh pada Januari dan Juni. Kemudian uang penghargaan kepada karyawan yang telah mengabdi selama 25 tahun, serta rapel gaji yang setara dengan upah minimum regional (UMR) di masing-masing daerah.

“Hak kami selain gaji pokok sejak 2018 belum diberikan. Ini menyalahi PKB yang dibuat dua tahun sekali. Apalagi saat apresiasi pada karyawan yang mengabdi 25 tahun, seremonialnya sudah namun uang penghargaannya belum,” ujar Korlap aksi Kuwat Riadin dari PG Rendeng Kudus kemarin (6/12).

Maka dari itu dalam kesempatan aksi tersebut, SPBun PTPN IX ingin menyampaikan uneg-uneg. Harapannya hak tahun ini diberikan di akhir masa 2018. Supaya pada 2019 mendatang perusahaan juga tidak terbebani kewajiban di tahun sebelumnya. “Mudah-mudahan tuntutan kami ini direspon positif dan hak kami tidak dikebiri,” ujarnya.

Dalam unjuk rasa ini ada gabungan dari delapan PG, diantaranya PG Jati Barang Brebes, PG Sumber Raharjo Pemalang, PG Sragi Pekalongan, PG Pangkah Tegal, PG Rendeng Kudus, PG Gondang Baru Klaten, PG Mojo Sragen, dan PG Tasik Madu Karanganyar, serta karyawan direksi.

“Kami hanya membawa sebanyak 300-an perwakilan karyawan. Sebab kami berkomitmen tetap memenuhi kewajiban supaya perusahaan tetap berjalan,” imbuhnya.

Sementara itu perwakilan unjuk rasa diterima oleh Direktur Komersial PTPN IX Rudi Harjito. Pihaknya mengimbau agar karyawan bisa tetap bersabar dan turut mencari solusi bersama. Dirinya berjanji poin-poin tuntutan akan disampaikan ke perusahaan. Mengingat kondisi pergolakan nasional juga perlu ditata. 

“Saya rasa kita semua punya keinginan bersama PTPN bisa berjaya kembali. Kita semua tidak akan ragu untuk membawa PTPN berjaya kembali. Maka dari itu kita harus mempunyai semangat yang sama untuk memajukan PTPN,” ujarnya saat menemui perwakilan SPBun PTPN IX.

Rudi juga menyampaikan bahwa saat ini tengah melakukan pendataan pada aset-aset milik PTPN yang dapat dioptimalkan pemanfaatannya. Hal ini merupakan komitmen konstruktif dari perusahaan untuk mengembangkan kembali PTPN. (vit/bun)

(rs/vit/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia