Kamis, 13 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Anggaran Pintu Air Dipangkas Rp 100 M

07 Desember 2018, 17: 35: 59 WIB | editor : Perdana

USIA UZUR: Pintu air Demangan lama akan digantikan dengan pintu air baru.

USIA UZUR: Pintu air Demangan lama akan digantikan dengan pintu air baru. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO - Rencana Pemkot Surakarta membangun pintu air Demangan baru tampaknya masih harus menunggu waktu. Pasalnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) hanya mengalokasikan Rp 50 miliar dari anggaran Rp 150 miliar yang diajukan dalam APBN 2019.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) Charisal A. Manu mengaku sudah mendapatkan kepastian perihal anggaran pembangunan pintu air Demangan baru. Hal itu membuat progress pengerjaan pintu air sedikit mengalami ketersendatan. Pihaknya akan berusaha mengoptimalkan anggaran yang ada untuk membangun konstruksi terlebih dahulu.

“Posisi pintu air Demangan yang baru berada 500 meter sebelum Sungai Bengawan Solo. Lelang akan dimulai Desember ini, kontrak sekitar Februari atau Maret. Konstruksi diperkirakan selesai pada Desember 2019,” katanya, Kamis (6/12).

Pembangunan pintu air Demangan baru, lanjut Manu, sebenarnya sudah diwacanakan sejak 2016. Saat itu Kementerian PUPR mengadakan kajian terkait kondisi rumah pompa dan pintu air Demangan. Hasilnya bangunan yang sudah berusia lebih dari 100 tahun itu perlu tindakan atau pengadaan pintu air baru. Pada 2017 BBWSBS juga mengadakan kajian terkait hal yang sama.

“Hingga wali kota mengajukan anggaran ke pemerintah pusat melalui Komisi V DPR RI. Akhirnya 6 Februari lalu diajukan dan diperoleh kepastian pada 2019 teralokasi Rp 50 miliar. Anggarannya sangat kecil sehingga kita tidak bisa mengerjakan secara simultan,” terangnya.

Proyek pembangunan pintu air baru diproyeksikan dapat mengurangi potensi banjir di Kota Bengawan. Manu menyebut pintu air baru memiliki manfaat area layanan sebanyak 24 hektare dengan kapasitas tampung meningkat 74.000 meter kubik. Rencananya, di pintu air baru juga akan disandingkan dengan tugu apem yang menjadi ikon Sungai Bengawan Solo.

“Karena sesuai dengan permintaan Pak wali, pintu air Demangan baru juga difungsikan sebagai destinasi wisata. Sehingga landscape akan kita sesuaikan agar nyaman untuk masyarakat dan wisatawan yang datang. Sementara pintu air yang lama akan dijadikan sejarah, karena itu bangunan cagar budaya,” katanya.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo tak mau tinggal diam dengan pemotongan anggaran yang dilakukan pemerintah pusat. Dia akan terus mendesak agar anggaran Rp 150 miliar yang diajukan dapat dicairkan secara penuh.

“Kita minta Komisi V agar menganggarkan secara penuh. Kalau itu dapat dilakukan, Saya pastikan Solo bebas banjir,” katanya. (irw/bun)

Proyek Pintu Air Demangan Baru

- Rp 150 miliar

  Pengajuan ke pemerintah pusat melalui Komisi V DPR RI

- Rp 50 miliar

  Realisasi anggaran yang disetujui pemerintah

Proses Pembangunan

-          Pada 2016, Kementerian PUPR mengadakan kajian rumah pompa dan pintu air Demangan.

-          Pada 2017, BBWSBS juga melakukan kajian yang sama.

-          Pembangunan mendesak karena pintu air Demangan lama sudah berusia 100 tahun lebih.

-          Lokasi berada 500 meter sebelum Sungai Bengawan Solo.

-          Lelang akan dimulai Desember 2018, kontrak sekitar Februari atau Maret 2019.

-          Konstruksi diperkirakan selesai pada Desember 2019.

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia