Jumat, 22 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola
Persebi Dipastikan Jadi Musafir

Liga 3 2019, Lirik Stadion Trikoyo dan Sriwed

08 Desember 2018, 10: 45: 59 WIB | editor : Perdana

PUSING: Persebi Boyolali (jersey biru) saat melawan Persis Gotong Royong di Stadion Manahan Solo di Liga 3 2018 zona Jateng.

PUSING: Persebi Boyolali (jersey biru) saat melawan Persis Gotong Royong di Stadion Manahan Solo di Liga 3 2018 zona Jateng. (NIKKO AUGLANDY/RADAR SOLO)

BOYOLALI – Tim Persebi Boyolali benar-benar harus bersiap diri untuk menjadi tim musafir. Stadion Pandan Arang yang dibongkar, ternyata pembangunan stadion baru di daerah Cepogo juga dipastikan belum bisa digunakan di 2019 mendatang.

Terkait permasalahan ini, ternyata Laskar Pandan Arang (julukan Persebi) dipastikan akan menjalani laga kandang, di luar Boyolali. 

”Boyolali saat ini memang sedang tidak punya stadion, yang pasti pertandingan Persebi musim depan akan main di luar Boyolali,” ungkap Pelatih Persebi Boyolali, Ahmad Sukisno kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin. 

Dua stadion masuk bidikan, yakni Stadion Trikoyo Klaten dan Stadion Sriwedari Solo. Dari sisi jarak kedua stadion ini memang berjarak cukup dekat dari Boyolali. 

”Manajemen mengincar Stadion Trikoyo Klatn, tapi saya mungkin akan usulkan main di Sriwedari saja. Kita lihat saja nanti keputusan seperti apa,” terang legenda Arseto dan Persis Solo di era 1980-1990an tersebut.

Liga 3 2018 Persebi ternyata gagal lolos dari zona provinsi. Misi unjuk gigi di musim 2019 untuk bisa lolos ke babak nasional tentu jadi hal yang membuat manajemen akhirnya sudah menunjuk Sukisno sebagai pelatih Persebi musim depan.

Proses seleksi juga sudah di lakukan, yang mana dimulai dari lingkup kecamatan terlebih dahulu. ”Semoga bisa memberikan yang terbaik untuk tim ini,” ucapnya yang juga bekerja sebagai wartawan RRI di Boyolali tersebut.

Dilain sisi Kabupaten Boyolali akan memiliki stadion baru di jalur menuju Gunung Merapi, tepatnya Desa Paras, Kecamatan Cepogo. Venue ini sebagai pengganti Stadion Pandan Arang.

Stadion ini akan dibangun secara bertahap menggunakan APBD Pemkab Boyolali. Pembangunan tahap pertama sudah dimulai pada 6 Agustus 2018. Dari papan informasi pekerjaan yang ada di lokasi, proyek pembangunan tahap awal dilakukan PT Graha Kreasindo Utama dengan biaya Rp 6,8 Miliar. Pelaksanaannya selama 130 hari.

Stadion ini akan terdiri dari tribun barat dan tribun timur. Tribun barat berkapasitas 4000 penonton, sedangkan tribun timur berkapasitas 2500 penonton. Fasilitas penunjangnya berupa ruang ganti, ruang briefing, ruang media serta toko merchandise yang bertempat di lantai tiga.

Dilain sisi, Liga 2 musim 2018, ternyata belum selesai. Kasta ketiga di Liga Indonesia ini kini sudah masuk di babak 16 besar putaran nasional. 

Delapan pertandingan di babak ini sendiri akan mempertemukan PSGC Ciamis melawan Solok FC, lalu Persiba Bantul vs Perssu Sumenep, Persijap Jepara vs Persewar Waropen, Persik Kediri vs Persinga Ngawi, kemudian PSCS Cilacap melawan AS Abadi Pekanbaru.

Ada juga laga Lampung Sakti menantang Bogor FC, setelah itu PSBK Blitar melawan Persatu Tuban, dan Celebest FC Palu melawan PSN Ngada. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia