Senin, 25 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Dua Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

08 Desember 2018, 17: 10: 59 WIB | editor : Perdana

MEMBAHAYAKAN: Salah satu warga di desa Krikilan berada di lokasi bekas longsor.

MEMBAHAYAKAN: Salah satu warga di desa Krikilan berada di lokasi bekas longsor. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

SRAGEN –Jalan penghubung antara Desa Krikilan dengan Desa Ngebung di Kecamatan Kalijambe sempat mengalami kejadian tanah longsong. Kejadian itu terjadi dua tahun lalu, yang sayangnya hingga saat ini belum ada perbaikan.

Cukup membahayakan, karena jalan tersebut sehari-hari masih digunakan warga di dua desa tersebut.  Warga masih nekat melintasi jalan longsor tersebut meski yang jalan yang  bisa dilewati tinggal selebar satu meter. 

 ”Kalau pakai motor lewat sini, saya minta tolong sama tetangga untuk membawa motor saya sampai atas. Saya tidak berani takut longsor dan jatuh,” ungkap salah satu warga Desa Krikilan, Muryani  

Muryani menerangkan kerusakan jalan alternatif antar dua desa tersebut sudah banyak dikeluhkan oleh warga sejatinya. ”Kondisi ini hampir dua tahun. Dulu pernah diperbaiki, tapi kena hujan longsor lagi. Warga sudah banyak yang mengeluh soal jalan ini, dan banyak yang terjatuh juga karena licin saat hujan,” kata dia.

Keluhan serupa juga disampaikan Surono, 60, warga Dusun Gubak, Desa Ngebung. Pihaknya Berharap  pemerintah agar segera bisa memperbaikan jalan alternatif tersebut.

”Warga memilih lewat jalan yang terkena longsor tersebut karena lebih dekat dari pada harus berputar mencari jalan lain,” tandasnya.

Untuk memutar melalui jalan lain kurang lebih sejauh 2 kilometer.  Dia menerangkan sebelum rusak bus wisata ke Sangiran sering melintasi jalan ini. Bus melintas melalui rute menara pandang menuju ke Musium Ngebung dan lanjut melalui jalan ini ke Musium Sangiran. (din/nik)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia