Rabu, 27 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

SMP Muhammadiyah 1 Simpon Gelar Pelatihan Kepalangmerahan 

10 Desember 2018, 12: 10: 59 WIB | editor : Perdana

PEMBELAJARAN: Anggota PMR SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo berlatih kepalangmerahan.

PEMBELAJARAN: Anggota PMR SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo berlatih kepalangmerahan. (SEPTINA FADYA PUTRI/RADAR SOLO)

SOLO - Palang Merah Remaja (PMR) SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo gelar latihan kepalangmerahan, Sabtu-Minggu (8-9/12). Sebanyak 20 anggota PMR sekolah setempat ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka dilatih mengenai kepalangmerahan sebagai pendidikan dasar yang wajib dikuasai anggota PMR. Guru pendamping ekstrakurikuler PMR, Desyani Rahayu mengungkapkan selama dua hari para peserta pelatihan dijejali dengan berbagai materi.

"Antara lain, pertolongan pertama dasar, kepemimpinan, assesment, penanganan korban cidera otot rangka, dan korban cidera jaringan lunak," bebernya kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Desyani menambahkan kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk melatih kemandirian, kepemimpinan, penguasaan pengetahuan kepalangmerahan, dan kaderisasi kepengurusan baru PMR sekolah setempat.

Humas SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, Hermawan mengatakan kegiatan ini terselenggara atas kerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta dan KSR Universitas Sebelas Maret (UNS).

Pihaknya berharap PMR sekolah dapat lebih bermanfaat dan memiliki peran dalam menangani dan menjaga lingkungan sekolah yang sehat dan bersih.

”Seru banget ikut kegiatan ini. Bisa menambah wawasan baru. Aku juga jadi tahu cara menangani korban kecelakaan. Nantinya aku bakal menularkan ilmu ini ke teman-teman lainnya,” kata salah seorang peserta kelas 9, Frisca Putri Widayanti.

Peserta lainnya kelas 8, Galuh Condro Kirono mengaku dirinya akan lebih kreatif mengembangkan PMR di sekolahnya. Agar lebih banyak siswa yang tertarik bergabung menjadi anggota PMR. (aya/nik)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia