Rabu, 27 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

UT Kembangkan Kuliah Jarak Jauh

11 Desember 2018, 13: 30: 59 WIB | editor : Perdana

PENGEMBANGAN TEKNOLOGI: Program pembelajaran di Universitas Terbuka Surakarta.

PENGEMBANGAN TEKNOLOGI: Program pembelajaran di Universitas Terbuka Surakarta.

KARANGANYAR – Perkembangan teknologi sulit dibendung, setiap saat pasti ada sesuatu yang baru. Hal ini kemudian dimanfaatkan Universitas Terbuka untuk terus memberikan fasilitas yang terbaik bagi mahasiswanya. Dengan sistem belajar jarak jauh, perkembangan teknologi menjadi manfaat yang besar.

Kepala Universitas Terbuka (UT) Surakarta, Yulia Budiwati mengatakan teknologi yang dirasakan UT sangat terasa, sekaligus semakin memudahkan pihak akademisi untuk selalu terhubung dengan mahasiswanya. Jika dulunya UT mengandalkan ekspedisi untuk mengirimkan modul belajar dan hasil ujian, sekarang sudah berkembang ke sistem digital. Hal ini yang membuat UT semakin gigih untuk memberikan fasilitas maksimal kepada mahasiswa.

”General dari Universitas Terbuka adalah pembelajaran jarak jauh, sehingga dibutuhkan media sebagai perantara kami kepada mahasiswa. Dengan perkembangan teknologi, terlebih masuknya internet semakin memberikan semangat kami sebagai institusi pendidikan untuk terus meningkatkan pendidikan di Indonesia,” jelas Yulia kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Sekarang, UT sudah mendigitalkan semua modul belajar ke dalam sistem yang bisa diakses mahasiswanya, kapanpun dan dimanapun. Mahasiswa tentu bisa dengan mudah membaca materi, mengirimkan tugas, bahkan berdiskusi pada sistem tersebut. Absensi mahasiswa pun juga sudah lebih tertata dan tertib karena mahasiswa harus login kedalam sistem UT untuk melakukan perkuliahan. Dengan sistem tersebut, aktivitas mahasiswa terus terpantau apakah aktif atau tidak, sehingga nilai yang diberikan merupakan nilai real.

Meski hampir 90 persen sistem belajar secara mandiri dengan online atau sistem, UT tetap memberikan tatap muka atau tutor antara mentor dengan mahasiswa di waktu tertentu, seperti praktik mata kuliah. Untuk ujian kuliah pun juga masih mengharuskan mahasiswa untuk datang ke kampus. Ke depannya sistem ujian UT akan dilakukan menggunakan online, namun masih tahap uji coba. Hal ini karena tingkat pengawasan dalam sistem online harus benar-benar optimal dan matang.

”Saya berharap pemerintah juga mendukung hal ini, salah satunya dalam hal jaringan internet. Sehingga bagi mahasiswa yang ada di pelosok dengan mudah mengakses sistem pembelajaran yang kami terapkan. Dengan adanya sinergi tersebut, otomatis tingkat literasi atau pendidikan masyarakat Indonesia bisa meningkat. Terlebih UT tidak memiliki batasan umur untuk bisa kuliah,” pungkasnya. (ser/gis/nik)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia