Selasa, 22 Jan 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Gardan Depan Nyangkut Rel, Grand Max Dihajar Kereta

16 Desember 2018, 12: 09: 06 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Bangkai Daihatsu Gran Max yang dihajar kereta api di Kebakkramat, Karanganyar, Minggu (16/12).

Bangkai Daihatsu Gran Max yang dihajar kereta api di Kebakkramat, Karanganyar, Minggu (16/12). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

KARANGANYAR - Kecelakaan kembali terjadi di perlintasan kereta api tak berpalang pintu. Daihatsu Gran Max pikap nopol AD 1682 OZ dihajar kereta api 95 Malioboro Expres jurusan Malang-Jogjakarta, Minggu (16/12) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Gara-gara gardan depan nyangkut rel di perlintasan tanpa palang pintu di Km. 251, Dukuh Keramat, Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar.

Pikap dikemudikan Aris Mustofa, 29, warga Sumberlawang, Sragen. Saat mencoba melintasi rel, gardan depan malah ngangkut. Karena keadaan masih sepi, sopir bergegas meminta pertolongan warga.

Nah, di tengah proses evakuasi, tiba-tiba melaju kereta api 95 Malioboro Expres dari arah utara. Aris bersama dua warga yang membantu seketika lari menyelamatkan diri. Namun, pikap tertabrak kereta dan terseret sejauh 500 meter.

"Posisi rel tinggi dan gardan bagian depan mobil nyangkut. Sempat didorong dan di bantu warga, namun gagal. Akhirnya tertabrak. Bodi mobil rinsek, tapi tidak ada korban jiwa," kata Danramil Kebakramat, Kapten Suryanto kepada Jawa Pos Radar Solo.

(rs/rud/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia