Selasa, 22 Jan 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar
Suka Duka Suwarno sebagai Pedagang Durian

Tak Menyerah Meski Pernah Rugi Puluhan Juta

19 Desember 2018, 16: 40: 59 WIB | editor : Perdana

Tak Menyerah Meski Pernah Rugi Puluhan Juta

KARANGANYAR - Suwarno, 39, salah pedagang buah durian tidak pernah absen berjualan saat musim durian tiba.

Warga Pendem, Mojogedang ini sudah puluhan tahun menjadi pedagang buah durian. Suwarno punya banyak pengalaman selama menekuni usahanya ini.

Setiap kali musim durian tiba, dia langsung bergegas mencari petani durian di sekitar tempat tinggalnya. Modal uang puluhan juta sudah disiapkan untuk memborong durian yang masih berbunga di pohon.

Suwarno harus beradu cepat dengan pedagang lainnya. Sebab, pesaingnya cukup banyak dan harus bersaing menawarkan harga beli tinggi ke petani. Satu pohon yang diprediksi menghasilkan puluhan hingga ratusan biji durian berani dia bayar senilai Rp 7 juta.

"Jadi kita untung-untungan, kalau musimnya lagi bagus, duriannya bisa matang semua. Tapi dulu pernah satu pohon yang sudah saya beli ternyata buahnya tidak ada yang jadi, pernah rugi puluhan juta," jelas Suwarno ditemui di warungnya di Jalan Mojogedang-Batujamus, Pendem, Mojogedang.

Untung rugi pedangan buah, terutama durian, sangat dipengaruhi kondisi cuaca. Pada musim durian kali ini, Suwarno tidak banyak mendapatkan stok persediaan dagangan. Itu disebabkan karena banyak pohon yang gagal berbuah setelah bunga duriannya terhempas angin hujan.

"Barangnya sedikit karena banyak yang gagal panen. Berbunganya pas musim panas, tapi saat mulai matang malah pada jatuh terkena angin," imbuhnya.

Imbasnya, harga jual buah durian musim ini jadi naik dua kali lipat. Jika biasanya durian seukuran diameter 15 centimeter dijual seharga Rp 35 ribu, kali ini dijual Rp 70 ribu. Meski harga naik, ternyata peminatnya tidak berkurang sedikitpun. 

"Kalau pembeli tetap ramai. Ada yang datang langsung, ada juga yang pesan antar," imbuhnya.

Kini, Suwarno bersama pedagang durian di wilayah Kecamatan Mojogedang berharap mendapat keuntungan lebih. Meski, diakuinya kondisi cuaca sedang tidak bersahabat. Suwarno bersyukur karena durian asli daerahnya paling banyak dicari pembeli.

"Soal rasa, durian Mojogedang paling enak, meskipun daging buahnya tidak setebal durian dari daerah lain. Penilaian ini dari pembeli langsung," tandasnya. (adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia