Jumat, 22 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Enam Proyek Putus Kontrak

05 Januari 2019, 21: 05: 59 WIB | editor : Perdana

PENDAMPINGAN: TP4D saat cek proyek pembuatan sumur dalam. 

PENDAMPINGAN: TP4D saat cek proyek pembuatan sumur dalam. 

WONOGIRI – Proyek pengeboran sumur dalam di empat titik terpaksa dilakukan pemutusan kontrak. Sebab, debit air tidak memenuhi syarat. Serupa dilakukan untuk dua proyek lainnya.

Ketua tim pengawal pengaman pemerintah dan pembangunan daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri Amir Akbar mengatakan, meski putus kontrak, namun negara tidak dirugikan. Sebab, untuk proyek  yang hasilnya belum pasti, pihaknya meminta rekanan tidak mencairkan uang muka. 

"Setelah dibor, ternyata tidak ada airnya, atau debit airnya kecil. Jadi putus kontrak. Negara tidak rugi. Tapi, rekanan yang rugi. Mereka sudah keluar modal dulu untuk mengebor," ungkap Amir, Jumat (4/1). 

Keputusan serupa dilakukan terhadap pembangunan Puskesmas Pracimantoro. Penyebabnya, sudah melewati batas waktu pengerjaan, proyek tak kunjung rampung. Meski sudah putus kontrak, pelaksana proyek bersedia menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai.

Upaya pelaksana proyek menyelesaikan pekerjaan tanpa dibayar ini bisa menjadi pertimbangan penerapan sanksi blacklist atau tidak. Proyek ini juga menyebabkan korban jiwa. Satu pekerja meninggal karena terjatuh setelah kesetrum, dan satu lainnya terluka. 

"Kasihan sebenarnya beberapa pekerja drop karena ada yang meninggal tersengat listrik," katanya. 

Putus kontrak juga diberlakukan untuk pengadaan mesin pengolah kayu. Itu karena pelaksana kontrak tidak bisa menyelesaikan pengadaan barang. "Dari total sembilan barang, hanya empat yang sesuai spesifikasi. Selebihnya tak sesuai spesifikasi sehingga barang tak diterima, seperti genset," tandas Amir. 

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengakui sekitar enam proyek pemkab dilakukan pemutusan kontrak. Di antaranya pembangunan sumur dalam. "Sudah dibor tapi tidak ada airnya, ya bagaimana lagi?," terang dia.

Pemkab, lanjut bupati, kembali melakukan kajian untuk proyek sumur dalam. Harapannya, tahun ini bisa kembali dilakukan pengeboran. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia