Jumat, 26 Apr 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Lalu Lintas Bundaran Gladak Berubah

09 Januari 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Perubahan arus lalu lintas dilakukan di kawasan bundaran Gladak.

Perubahan arus lalu lintas dilakukan di kawasan bundaran Gladak. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO - Masyarakat harus lebih bijak dalam memilih rute perjalanan saat melintasi Kota Bengawan. Sejumlah arus lalu lintas dipastikan berubah seiring pengerjaan proyek pemasangan batu andesit di bundaran Gladak hingga simpang empat Bank Indonesia yang dilakukan dalam waktu dekat. 

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta Ari Wibowo mengatakan, pengalihan arus ini dilakukan sebagai tindak lanjut rencana pembangunan yang akan dilakukan oleh pemerintah kota. Terkait penataan dengan pemasangan batu andesit dari Bundaran Gladak sampai simpang empat Bank Indonesia.

“Ada beberapa perubahan dan pengaturan arus lalu lintas. Ini kami lakukan untuk memaksimalkan percepatan pekerjaan agar sebelum masa angkutan Lebaran proyek ini bisa selesai agar tidak mengganggu lalu lintas,” jelas Ari Wibowo, Selasa (8/1).

Pihaknya tak menampik kemungkinan adanya hambatan yang muncul seiring diberlakukannya manajemen dan rekayasa lalu lintas ini. Untuk awal pengerjaan ini, arus lalu lintas di sisi timur Jalan Jenderal Sudirman hanya disisakan 3 meter dan hanya cukup dilalui satu mobil dari arah utara menuju timur. Begitu juga untuk arus kendaraan di sisi barat Jalan Jenderal Sudirman, maka arus dari utara tak boleh berputar arah menuju sisi barat Jalan Jenderal Sudirman. 

Nantinya, semua arus dari sisi utara Jalan Jenderal Sudirman bakal seluruhnya dimasukkan ke Jalan Paku Buwono. Sementara arus dari Jalan Slamet Riyadi yang hendak ke selatan bisa lewat Jalan Paku Buwono. Sebagai alternatif ke utara Jalan Saharjo (depan Sepatu Sadinoe) dibuat dua arah.

“Informasi menuju Gladak akan segera dipasang kena sejumlah titik jalan agar masyarakat dapat mencari jalur alternatif lainnya,” papar Ari Wibowo.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta Hari Prihatno berharap masyarakat dapat lebih selektif dalam memilih rute perjalanan. Manajemen rute dan waktu harus lebih diperhatikan agar tidak terjebak kepadatan di pusat kota. Sementara untuk lalu lintas angkutan umum bus tingkat dan BST pihaknya yakin tak akan terganggu. Oleh sebab itu segera berkoordinasi dengan dlh untuk memangkas sejumlah dahan pohon.

“Nanti segera kami koordinasikan dengan dinas terkait agar semuanya dapat berjalan lancar. Termasuk skema pasangan lampion shio saat Imlek mendatang,” tutur Hari. (ves/bun)

(rs/ves/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia