Selasa, 23 Apr 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Kelebihan Pembayaran Betonisasi Jalan Berem Desa Geneng Dikembalikan

Pihak Ketiga Kembalikan Rp 29 Juta

11 Februari 2019, 17: 09: 37 WIB | editor : Perdana

PERIKSA: Tim dari inspektorat saat turun lapangan beberapa waktu lalu.

PERIKSA: Tim dari inspektorat saat turun lapangan beberapa waktu lalu. (RYANTONO P.S./RADAR SOLO)

SUKOHARJO – Laporan warga Desa Geneng, Kecamatan Gatak, Sukoharjo membuahkan hasil. Berdasar Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat terkait dugaan penyelewengan bantuan dana desa 2018 di Desa Geneng, Kecamatan Gatak, Sukoharjo pihak ketiga diminta mengembalikan kelebihan pembayaran Rp 29.716.975. Selain itu, mereka juga diminta menyelesaikan proyek yang belum rampung di 2018.

Inspektur Wilayah II Sukoharjo Abdillah Wibisono mengatakan, pihaknya telah melakukan penelusuran terkait laporan warga atas dugaan penyelewengan bantuan dana desa 2018 di Desa Geneng. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan pada saksi saja. Namun, mereka turun langsung ke lokasi pelaksanaan kegiatan bantuan tersebut. ”Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya sudah mendapatkan laporan dan diterbitkan LHP pada 22 Januari,” papar dia.

Pihak Inspektorat meminta agar pihak ketiga mengambalikan kelebihan pembayaran proyek pekerjaan betonisasi Jalan Berem RT 03 RW 05 Dukuh Kaworan senilai Rp 29.716.975. Pihak ketiga tersebut adalah Suparjo selaku pihak yang mengerjakan proyek. Nantinya dana tersebut harus dikembalikan pada bendahara desa. Selain itu, dana tersebut juga dimasukan dalam rekening desa dan dicatat sebagai penerimaan dana desa 2019.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang disoroti yakni terkait penyelesaian kekurangan proyek. Ada beberapa dukuh yang belum rampung pada 2018 lalu. Beberapa seperti Dukuh Sigran RT 01  RW 06 dengan panjang 46 meter, lebar 1,5 meter dan ketebalan 5 sentimeter. Pekerjaan betonisasi Berem di Dukuh Klenisan RT  02 RW  04 dengan panjang 15 meter, serta perbaikan sepanjang 100 meter juga harus segera diselesaikan.

Semua hal tersebut sudah dituangkan dalam LHP Inspektorat terkait tindak lanjut dugaan penyelewengan bantuan dana desa 2018 di Desa Geneng, Kecamatan Gatak, Sukoharjo. Tiga poin yang tertuang dalam LHP tersebut diharapkan segera dikerjakan pihak ketiga. Mereka diminta menyelesaikan pekerjaan yang belum kelar sebelum 22 Februari.

Nantinya, pihak desa juga akan melaporkan perkembangan yang dilakukan secara tertulis. ”Setelah ini kita lihat dulu bagaimana progresnya tetap akan kita pantau hasil dari LHP ini harus ditindaklanjuti. Uang Rp 29 juta sudah dikembalikan,” papar Abdillah Wibisono. (yan)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia