Senin, 18 Feb 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Balada Scoopy Ditilang di Wonogiri, Ternyata Motor Curian

12 Februari 2019, 10: 27: 07 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Scoopy diduga hasil curanmor diamankan saat razia di Wonogiri.

Scoopy diduga hasil curanmor diamankan saat razia di Wonogiri. (ISTIMEWA)

WONOGIRI - Masih segar di ingatan, video viral seorang pria di Serpong, Tangerang, Banten merusak Honda Scoopy milik pacarnya saat ditilang polisi. Nah di Wonogiri, Jawa Tengah, juga terjadi kasus penilangan Scoopy. Bedanya, Scoopy yang ditilang ternyata motor curian.

Kejadiannya, diadakan razia di Jalan Ngadirojo, Wonogiri, Senin (11/2). Tepatnya di patung Jambu Mete.

Pukul 10.30, dari arah timur datang sepeda motoe Honda Scopy warna coklat hitam nopol AD 5968 TW. Dikendarai Muladi alias Kabul, 33, warga Dusun Bendo RT 02 RW 01, Kelurahan Coyudan, Colomadu, Karanganyar.

Sadar ada razia di depannya, Kabul reflek belok ke utara untuk menghindar. Sial, motornya justru ditabrak dari belakang oleh warga. Keduanya terseret lalu menabrak motor petugas pengintai.

Belum cukup, Kabul berusaha bangkit dan mencoba melarikan diri. Petugas yang sigap lalu menarik tubuhnya hingga jatuh lagi. Saat itulah Kabul berontak dan hendak kabur lagi.

Kabul akhirnya berhasil dibekuk. Agar tidak lolos lagi, tangannya terpaksa diborgol. Lalu ditali ke sebuah tiang di tepi jalan.

Saat digeledah di dalam jok terdapat STNK nopol AD 3782 QU atas nama Winarni, warga Jalan Belik No.44 Rejosari RT 03 RW 07, Purwodinigratan, Jebres, Solo. Serta sebuah plat nomor motor AE 4773 QE. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan Reskrim Polres Magetan, Jatim. Didapati data kendaraan tersebut telah diblokir di Samsat dengan keterangan kasus curanmor," kata Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kasat Lantas, AKP Dwi Erna, Selasa (12/2).

(rs/kwl/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia