Kamis, 25 Apr 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Ratusan Ribu Orang Bakal Banjiri Apel Kebangsaan Kita Merah Putih

11 Maret 2019, 18: 51: 49 WIB | editor : Bayu Wicaksono

Ratusan Ribu Orang Bakal Banjiri Apel Kebangsaan Kita Merah Putih

SEMARANG – Memanasnya suhu politik menjelang pemilu dan pilpres harus disikapi dengan arif dan bijaksana. Karena itu perlu ada pesan persatuan seluruh elemen bangsa. Salah satunya melalui acara apel kebangsaan yang akan digelar di Lapangan Simpanglima Semarang, Minggu (17/3).

Rencananya, apel dengan tema ”Kita Merah Putih” ini akan dihadiri lebih dari 130 ribu orang dari berbagai elemen masyarakat di Jawa Tengah. Mereka wajib mengenakan dress code merah putih.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah Achmad Rofai mengatakan, kegiatan yang digelar kali pertama ini diharapkan bisa menggelorakan semangat nasionalisme masyarakat Jawa Tengah. Acara akan dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat sebagai wujud keberagaman Indonesia.

“Apel kebangsaan ini akan melibatkan seluruh komponen di Jateng, seperti santri, pramuka, linmas, pekerja, petani, nelayan, pelajar, seniman, mahasiswa, pelajar, tokoh lintas agama hingga olahragawan dan kelompok difabel,” ungkapnya pada jumpa pers apel kebangsaan di Kantor Badan Kesbangpol Jateng, Senin (11/3).

Achmad mengatakan, kegiatan akan dibagi dalam dua segmen dan dimulai pukul 06.00. Segmen pertama yakni suara kebangsaan dan segmen kedua berupa orasi serta deklarasi kebangsaan. Terdapat empat panggung, di mana panggung utama di Lapangan Simpanglima, kemudian panggung lain di Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran dan Jalan Ahmad Yani.

Sejumlah tokoh yang akan mengisi orasi di antaranya Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, KH. Maimun Zubair, Habib Luthfi, Gus Muwafiq, KH Munif Zuhri, Prof Mahfud MD, KH Ahmad Daroji, Uskup Rubiatmoko (Keuskupan Agung Semarang), Pendeta Eka Laksa (PGI), Nyoman Suraharta (PHDI), Go Boen Tjien (Matakin) dan Pujianto (Walubi).

“Tokoh-tokoh kita pilih karena komitmen dan perhatiannya pada pembangunan semangat nasionalisme dan kebangsaan. Seni dan budaya yang ditampilkan pun yang memperlihatkan keberagaman Indonesia,” tambahnya.

Acara ini juga akan dimeriahkan sejumlah artis nasional, yakni Slank, Letto, Armada, Virza, Nella Kharisma dengan MC Vincent-Desta dan Cak Lontong. “Selain itu juga ada paduan suara mahasiswa, paduan suara gereja, Tari Saman dari siswa SMA, salawat Kanzus Habib Ali Zaenal Abidin, dan ada juga Tarian Barongsai,” tambahnya.

Terkait pelaksanaan acara yang bertepatan dengan kegiatan car free day, Achmad menyampaikan bahwa kegiatan itu akan tetap berlangsung. Masyarakat justru akan diajak turut serta dalam acara apel kebangsaan tersebut.

Terkait kegiatan ini, Achmad menjelaskan bahwa tidak ada keterkaitan dengan pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif. Bahkan pihaknya juga mengundang KPU dan Bawaslu Jateng untuk hadir.

“Tidak ada atribut yang berkaitan dengan pilpres atau pileg, yang ada hanya merah putih. Semua nanti pakai ikat kepala merah putih. Ini hanya kebetulan saja pelaksanaannya mendekati pemilu, tapi tidak ada kaitannya,” tambahnya.

Deklarasi kebangsaan akan dibacakan Gubernur Ganjar Pranowo kemudian ditutup dengan lagu Bagimu Negeri sambil menyerahkan simbol kebangsaan pada generasi muda. Ini sebagai simbol untuk meneruskan semangat nasionalisme kepada anak muda dan menyampaikan pesan agar mereka turut merawat keberagaman Indonesia.

(rs/bay/bay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia