Kamis, 21 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Stok Langka, Harga Bawang Meroket

13 Maret 2019, 19: 47: 51 WIB | editor : Perdana

MAHAL: Pedagang memanggul bawang putih di Pasar Legi Solo.

MAHAL: Pedagang memanggul bawang putih di Pasar Legi Solo. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Harga bawang putih dan bawang merah di sejumlah daerah di Jawa Tengah terus mengalami kenaikan. Di Kota Solo, kenaikan harga bawang putih terjadi secara berkala. Sejak sebulan terakhir. Diduga karena persediaan yang langka di pasaran.

Nika, pedagang bawang putih Pasar Legi mengaku harganya sudah menyentuh Rp 37 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya ada di kisaran Rp 24 ribu per kg. kenaikannya sekitar Rp 13 ribu per kg dalam kurun sebulan ini.

Kenaikan harga terjadi secara berkala. Mulai dari Rp 24 ribu, menjadi Rp 27 ribu, kemudian Rp 29 ribu, lalu Rp 32 ribu, hingga saat ini Rp 37 ribu per kg. ”Bawang putih memang masih impor dan kenaikan sudah terjadi di tingkat distributor. Harga yang semakin naik ini, daya beli masyarakat justru menurun. Kami akui pembelian bawang putih sedang sepi,” kata Nika kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (12/3).

Di Pasar Tanjungsari Cilacap, kenaikan hingga tembus Rp 32 ribu per kilogram. Bahkan harga bumbu dapur lainnya juga mengalami kenaikan. Seperti cabai yang naik hingga Rp 22 ribu per kg.

Sri, pedagang Pasar Tanjungsari menyebut harga bawang putih dan bawang merah mengalami kenaikan sejak sepekan terakhir. Kenaikan harga diduga akibat menipisnya pasokan di sejumlah pengepul.

”Saya ambil dari Kroya, dari sana harga sudah tinggi. Harga bawang merah dari Kroya Rp 25-27 ribu per kilogram. Di sini saya jual Rp 30-32 ribu per kilogram. Tadinya Rp 25-28 ribu per kilogram. Kalau bawang putih Rp 36 ribu, tadinya Rp 30 ribu per kg. Itu sudah sekalian dibersihkan,” ujar Sri.

Kepala Seksi Stabilitas Harga dan Kemetrologian Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Cilacap, Warsun mengatakan, harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Tanjungsari, Sidodadi, dan Pasar Gede memang mengalami peningkatan.

”Tadinya bawang merah Rp 20 ribu - Rp 22 ribu sekarang Rp 25 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih di Pasar Tanjungsari dan Sidodadi Rp 34 ribu per kilogram dan di Pasar Gede Rp 33 ribu per kilogram," kata dia melalui stafnya, Windi.

Kenaikan harga komoditas bumbu dapur dipicu stok yang langka. ”Pedagang ambil dari Pasar Kroya. Sampai kapan berakhirnya kenaikan harga tersebut, masih belum bisa diprediksi,” tuturnya. (ray/din/JPG/gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia