Kamis, 21 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

3 Perangkat Desa Kena Sanksi Teguran

15 Maret 2019, 20: 17: 37 WIB | editor : Perdana

TERLIBAT KAMPANYE: Anggota Bawaslu serahkan rekomendasi sanksi kepada perangkat desa.

TERLIBAT KAMPANYE: Anggota Bawaslu serahkan rekomendasi sanksi kepada perangkat desa.

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo merekomendasikan sanksi kepada tiga oknum perangkat desa karena terlibat kampanye mendukung salah seorang calon anggota legislatif (caleg). Sedangkan kasus satu perangkat desa lainnya masih menunggu putusan.

Keempat perangkat desa itu yakni dari Desa Mertan, Kecamatan Bendosari; Desa Karakan, Kecamatan Weru; Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari; Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, dan Desa Tawangsari, Kecamatan Tawangsari.

Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto mengatakan, sesuai Undang-Undang Desa, perangkat desa dilarang ikut berkampanye dan menyatakan dukungan kepada caleg. ”Sanksi yang sudah diberikan berupa peringatan tertulis,” ungkapnya.

Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Sukoharjo Muladi Wibowo menambahkan, GP, oknum perangkat Desa Karakan, Kecamatan Weru diklarifikasi dua pekan lalu. Dia ikut mengampanyekan salah seorang caleg asal Kecamatan Weru dalam sebuah acara.

Hal tersebut tepergok panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Weru dan diteruskan ke Bawaslu Sukoharjo untuk diproses. ”Kesalahan dilakukan karena (GP,Red) aktif ikut kampanye atau mengkampanyekan salah seorang caleg. Caleg yang menggelar kampanye juga bersalah karena tidak memiliki surat tanda terima pemberitahuan (STTP). Atas pelanggaran tersebut, perangkat desa dan caleg mendapatkan sanksi,” paparnya.

Bawaslu Sukoharjo juga memberikan rekomendasi kepada KPU Sukoharjo terkait sanksi teguran kepada caleg berinisial STM. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia