Minggu, 21 Apr 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Kenalkan Tradisi Minum Teh ala Kota Bengawan

19 Maret 2019, 22: 14: 41 WIB | editor : Perdana

SOSIALISASI: Hotel Alila Solo kenalkan budaya minum teh.

SOSIALISASI: Hotel Alila Solo kenalkan budaya minum teh. (SERAFICA GISCHA P/RADAR SOLO)

SOLO – Melestarikan budaya Jawa, Hotel Alila Solo menghadirkan tradisional afternoon tea. Spesial dikolaborasikan dengan Savis Tea, 23 Maret mendatang. Epice Lounge akan dikonsep menjadi lounge untuk minum teh.

Food and Beverage Manager Hotel Alila Solo, Sepvanzo Helbert Saragih mengatakan, Indonesia merupakan negara penghasil teh terbesar di dunia. Kebun teh terbesar di seluruh penjuru nusantara.

”Solo dikenal sebagai kota kuliner. Tradisi minum teh juga sudah ada sejak zaman dahulu. Baik pagi hingga larut malam di segala tempat dan lapisan masyarakat. Teh identik sebagai pilihan minuman releksasi badan. Untuk itu, kami mengkonsep lounge yang ada di lobi sebagai tempat minum teh,” jelas Sepvanzo kepada Jawa Pos Rada Solo, Senin (18/3).

Memberikan experience yang benar terkait tradisi minum dan penyajian teh, digandeng Savis Tea. Astri, perwakilan Savis Tea ingin menyajikan teh dengan rasa berbeda. Rasa yang disajikan yakni teh putih, teh hitam, dan teh hijau. Dijamin kualitasnya grade premium.

The Lounge ini diharapkan menjadi ikon baru dari Kota Solo. Di mana pendatang dari berbagai kota maupun negara dapat merasakan pengalaman nyata. Saat menikmati teh premium di Solo, baik konsep tradisional maupun modern.

”Peracikan teh dibuat langsung ketika nanti ada pesanan. Karena kunci dari aroma dan rasa teh itu pada saat peracikan. Komposisi antara teh dan rempah harus pas. Teh disajikan dengan konsep tradisional dan menyenangkan,” bebernya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia