Kamis, 25 Apr 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

BPJS Bantah Putus Layanan Niswatin

20 Maret 2019, 17: 57: 47 WIB | editor : Perdana

KLARIFIKASI: Niswatin Naimah saat menunjukkan rekam medis.

KLARIFIKASI: Niswatin Naimah saat menunjukkan rekam medis.

SRAGEN – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membantah tudingan Sandiaga Uno soal pemutusan pelayanan pengobatan terhadap Niswatin Naimah, 44 yang menderita kangker payudara. BPJS telah memberi pelayanan sesuai peraturan dan perundang-undangan.

Nama Niswatin disebut Sandiaga Uno dalam acara Debat Cawapres, Minggu (17/3). Sandi menuding pelayanan BPJS Kesehatan terhadap Niswatin yang menderita kangker dihentikan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Bimantoro menegaskan Niswatin telah mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.

”Kami sudah mengecek data dan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soehadi Pridjonegoro Sragen yang melayani pengobatan Ibu Nis," terang Bimantoro kemarin, (19/3).

Dia menjelaskan, Niswatin tetap mendapatkan haknya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Niswatin terdaftar di JKN-KIS sejak 2015. Namun pada Maret 2018, dia diagnosa menderita penyakit kanker payudara grade 2 non metastasis. 

Sejak saat itu, Niswatin menjalani pengobatan kemoterapi rutin dan menjalani kemoterapi gelombang pertama sebanyak tujuh kali hingga Oktober 2018.

"Sesuai indikasi medis dan restriksi formularium nasional, pasien belum dapat diresepkan obat Herceptin karena obat ini untuk penderita kanker payudara metastasis dengan pemeriksaan HER2 positif. Sementara Niswatin masih belum ke arah itu," jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, Niswatin sudah selesai menjalani pemeriksaan kemoterapi. Namun dia harus tetap menjalani pengobatan rutin dan dalam pemantauan dokter.

"Kami sudah bertemu dengan pasien dan persoalan ini sudah diselesaikan dengan baik," tandasnya. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia