Minggu, 21 Apr 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Pasien DBD Mayoritas Anak Usia SD

21 Maret 2019, 15: 55: 40 WIB | editor : Perdana

HANYA SEMENTARA: Fogging hanya memberantas nyamuk dewasa. Pemberantasan DBD lebih efektif dengan basmi sarang nyamuk.

HANYA SEMENTARA: Fogging hanya memberantas nyamuk dewasa. Pemberantasan DBD lebih efektif dengan basmi sarang nyamuk. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO – Teror demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bengawan belum mereda. Sepekan ini tercatat 11 anak positif terserang penyakit akibat gigikan nyamuk aedes aegypty tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, hingga pekan ketiga bulan Maret, ada 33 orang positif DBD. Sebelas di antaranya terjangkit dalam medio 11 hingga 17 Maret. 

Angka komulatif kasus DBD hingga Maret itu lebih besar dibandingkan kasus serupa selama 2018 yang hanya ada 24 kasus.  “Padahal pekan sebelumnya hanya 22 kasus. Kami berharap berhenti di 22 kasus. Tapi, ternyata terus bertambah. Puluhan kasus itu mayoritas menyerang anak usia sekolah dasar,” terang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Surakarta, Efi Setyawati Pertiwi, Rabu (20/3).

Puluhan kasus itu menyebar di 12 kelurahan. Mojosongo dan Kadipiro menjadi dua kelurahan dengan angka DBD tertinggi. Masing-masing 11 dan enam kasus. Sedangkan di Kelurahan Pajang satu kasus, Penumping dua kasus, Panularan dua kasus.

Selanjutnya Gajahan satu kasus, Purwosari dua kasus, Kelurahan Kerten dua kasus, Nusukan satu kasus, Sumber tiga kasus, Kepatihan Wetan satu kasus, dan Semanggi 1 kasus. 

"Setelah ada peningkatan kasus itu, kita langsung menggelar rapat lintas sektoral untuk memobilisasi gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serentak," terangnya.

DKK juga mengoptimalkan juru pemantau jentik (jumantik) di tingkat RT, maupun melibatkan peran dokter kecil di sekolah. “Kami juga memajukan jadwal pemberian larvasida dari semula April-Mei dan Oktober-November menjadi Maret-April. Masyarakat kami minta terus mencegah dengan menanam tanaman penghalau nyamuk,” terangnya. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia