Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tradisi Unik Pondok Pesantren Al Hikmah Gatak, Santrinya Wajib Berkhalwat 3 Hari sebelum Pulang Kampung

Adi Pras • Sabtu, 23 Maret 2024 | 01:43 WIB
Pondok Pesantren Al Hikmah di Kecamatan Gatak, Sukoharjo tampak lengang. (Via Nur Safitri/Radar Solo)
Pondok Pesantren Al Hikmah di Kecamatan Gatak, Sukoharjo tampak lengang. (Via Nur Safitri/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pondok Pesantren Al Hikmah di Sraten, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo menekankan pembelajaran tasawuf atau menjauhi hal duniawi. Santri diajarkan untuk senantiasa mengingat Allah di setiap waktu.

Pondok Pesantren Al Hikmah didirikan oleh Kiai Miftahul Huda pada 2000. Alasan didirikannya pondok pesantren ini, untuk menyebarkan ajaran Islam di kawasan Desa Sraten, Kecamatan Gatak. Saat itu, masyarakat sekitar terbiasa berjudi.

”Oleh karena itu, kami mendirikan pondok pesantren dengan harapannya agar masyarakatnya bertobat dan menghilangkan kebiasaan buruk tersebut,” ungkap Kia Miftahul Huda, kemarin (22/3).

Pada bulan Ramadhan ini, Ponpes Al Hikmah mengadakan pengajian kilatan. Di mana pengajian yang harusnya di baca dan dikaji selama satu tahun, tetapi cukup satu bulan khatam.

Yang menarik dari Ramadan tahun ini adalah kajian kitab Qurrotul Uyun yang membahas mengenai keluarga yang sakinah mawadah warahmah. Selain itu Pondok Pesantren Al Hikmah mengajarkan santrinya  untuk belajar mencari rezeki dengan membuka usaha katering.

”Usaha katering ini, setiap harinya mendapatkan pesanan dari perusahaan, PT, pabrik hingga 450 porsi dan bagi santri yang bantu mengelola katering tersebut akan dibayar. Dengan begitu santri tersebut memiliki uang saku sendiri, hasil dari usahanya,” imbuhnya.

Ponpes Al Hikmah santrinya terdiri dari putra dan putri dari mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta. Yang membedakan Ponpes Al Hikmah dengan pondok lain, yaitu mengkaji kitab fiqih dan kitab suqih. Bagi santri dilatih mencari rezeki dan pahala. Di ponpes Al Hikmah santri ditekankan dalam bidang tasawuf (menata hati).

Uniknya setiap tahun sebelum liburan panjang, setiap santri diwajibkan untuk berkhalwat dulu selama tiga hari sebelum pulang. Khalwat berarti berdiam diri untuk mendekatkan diri dengan Allah

”Khalwat di sini yaitu berdiam diri, menata hati, menenangkan pikiran, mencari ketenangan batin dan mendekatkan diri kepada Allah,” ujar Miftahul Huda.

Tujuannya agar para santri tidak mudah tergoda dengan kehidupan duniawi. Serta tidak mudah mendekati kemaksiatan.

”Jadi khalwat itu di sebuah ruangan tertutup yang ditutupi dengan kain putih selama tiga hari tiga malam. Nggak boleh bicara dan membisu,” tandasnya. (mg7/adi)

Editor : Adi Pras
#tasawuf #khalwat #Pondok Pesantren #UIN Raden Mas Said Surakarta