Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Niat Berteduh, Warga Sawit Meninggal Tertimpa Gedung Desa yang Roboh

Perdana Bayu Saputra • Rabu, 11 Desember 2019 | 20:35 WIB
Gedung desa yang roboh menimpa Jumeri hingga meninggal dunia
Gedung desa yang roboh menimpa Jumeri hingga meninggal dunia
BOYOLALI - Nasib nahas menimpa Jumeri, 68. Warga Dusun/Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit itu meninggal setelah tertimpa bangunan gedung yang roboh disapu angin puting beliung, Rabu (11/12).

Peristiwa tejadi sekitar pukul 13.30. Saat itu, korban baru saja mengambil beras dari desa Tlawong, Kecamatan Sawit. Dalam perjalanan pulang ke rumah, sepeda motor yang dikendarai mogok. Kemudian hujan deras mengguyur.

Korban pun berteduh di dalam gedung serbaguna milik Pemerintah Desa (Pemdes) Tegalrejo. Nahas, tak lama kemudian, gedung yang baru diresmikan 17 Agustus 2018 itu roboh.

”Saya malah tak dengar suara ambruknya gedung itu. Karena saking derasnya hujan," ujar Syarifah, 60, salah seorang pedagang di depan gedung.

Dia hanya merasakan goncangan seperti gempa bumi. Setelah hujan agak reda, baru dia melihat bangunan gedung berdinding batu bata itu sudah rata dengan tanah. Warga sekitar juga langsung berdatangan.

Awalnya warga tak mengetahui jika di dalam gedung ada korban. Hanya saja, warga curiga dengan keberadaan sepeda motor milik korban di teras gedung.

"Warga kemudian melihat lebih teliti lagi. Benar saja, ada Pak Jumeri tertimpa puing bangunan," tutur Syarifah.

Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan. Namun, ternyata korban telah meninggal. "Luka yang dialami korban sangat parah. Banyak darah yang keluar," tambah Bari, 63, warga lain. (wid/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#korban meninggal #hujan deras #angin puting beliung #gedung roboh #sawit