Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Stadion Kebo Giro Telan Rp 22 Miliar

Perdana Bayu Saputra • Kamis, 19 Desember 2019 | 21:59 WIB
INVESTASI BIDANG OLAHRAGA: Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pengerjaan tribun Stadion Kebo Giro di Desa Paras, Kecamatan Cepogo, Boyolali, kemarin (18/22).
INVESTASI BIDANG OLAHRAGA: Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pengerjaan tribun Stadion Kebo Giro di Desa Paras, Kecamatan Cepogo, Boyolali, kemarin (18/22).
BOYOLALI – Klaster olahraga dan pariwisata jadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali. Salah satunya merealisasikan pembangunan Stadion Kebo Giro di Desa Paras, Kecamatan Cepogo. Pembangunan venue olahraga pengganti Stadion Pandanarang ini kabarnya menelan anggaran Rp 22 miliar.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali Susilo Hartono mengaku pembangunan Stadion Kebo Giro dibagi dua tahun anggaran. Tahap pertama di 2019 menelan anggaran Rp 11 miliar. Demikian pula tahun anggaran 2020, disediakan anggaran dengan nominal sama.

“Perkiraan dana secara keseluruhan sekitar Rp 22 miliar. Anggaran sudah termasuk penataan lingkungan untuk kegiatan olahraga di stadion ini,” ungkap Susilo, kemarin (18/12).

Stadion di lereng Gunung Merapi ini disiapkan Bupati Boyolali Seno Samodro sesuai standar internasional FIFA. Dibangun di atas lahan seluas 15 hektare. Khusus lapangan sepak bola dan tribun, berdiri di lahan seluas 4-5 hektare.

“Stadion ini dibangun berdasarkan standar FIFA. Sudah sesuai dengan apa yang diterapkan FIFA. Baik luas lapangan, penerangan, maupun tribunnya. Konsepnya seperti stadion-stadion di Eropa. Tanpa lintasan atletik, sehingga memanjakan penonton yang menyaksikan pertandingan sepak bola,” terangnya.

Fasilitas Stadion Kebo Giro cukup lengkap. Dilengkapi pemandian air panas indoor, ruang ganti, dan ruang pemanasan pemain indoor. Menggunakan rumput jenis Zoysia Martella yang diklaim berkualitas tinggi. “Resapan air dan drainasenya bagus. Saat hujan, air di lapangan langsung meresap,” tuturnya.

Stadion Kebo Giro berkapasitas 12.000 penonton. Rinciannya, kelas ekonomi 1 6.000 penonton, kelas ekonomi 2 3.000 penonton, dan VIP 3.000 penonton. Ditunjang 12 gate. Kelas ekonomi sembilan gate dan VIP tiga gate. “Akses jalannya sudah didesain untuk menghindari kemacetan saat pertandingan sepak bola,” paparnya. (wid/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra
#Stadion Kebo Giro #Pemkab Boyolali