Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Driver Taksi Online Korban Percobaan Perampokan, Perut Ditusuk Obeng

Perdana Bayu Saputra • Selasa, 10 Maret 2020 | 00:24 WIB
Pelaku percobaan perampokan driver taksi online digelandang jajaran Polres Boyolali.
Pelaku percobaan perampokan driver taksi online digelandang jajaran Polres Boyolali.
BOYOLALI - Seorang driver taksi online jadi korban percobaan perampokan di Desa Salakan, Kecamatan Teras, Minggu malam (8/3). Tepatnya di depan balai Desa Salakan. Akibatnya korban menderita sejumlah luka serius dan masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Pandan Arang, Boyolali.

Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Mulyanto mewakili Kapolres Boyolali AKBP Rachmad Nur Hidayat membeberkan kronologi kejadian itu. Kejadian berawal ketika pelaku yang bernama Paryanto, 33, warga Dusun Sidan RT 02 RW 08, Desa Klumprit, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo memesan taksi online di depan RSUD Pandan Arang Boyolali, Minggu malam sekitar pukul 21.30.

Pesanan melalui aplikasi itu pun diterima Muryanto, 28. Warga Dusun Tegaltemon RT 08 RW 04, Desa Jemowo, Kecamatan Tamansari itu kemudian menjemput pelaku. ”Tujuan awal pelaku memesan taksi online ini adalah ke sebuah tempat makan Omah Dewe di Desa Salakan, Kecamatan Teras,” kata Mulyanto, Senin (9/3).

Namun, belum sampai ke lokasi, di tengah jalan pelaku mengubah tujuan perjalanan. Pelaku minta diantar ke depan balai Desa Salakan, Kecamatan Teras. Sesampainya di depan balai desa, pelaku langsung mencekik leher korban dengan kabel data handphone.

“ Saat itulah pelaku meminta barang-barang berharga milik korban. Namun, korban berontak. Pelaku pun kemudian menusuk perut korban dengan obeng,” kata Mulyanto.

Beruntung, korban bisa melarikan diri keluar dari mobil. Tak lupa, kunci mobil Suzuki Ertiga putih bernomor polisi AD 9175 MM itu bisa dibawa keluar korban. Dengan sisa-sisa tenaga sembari memegangi perut yang bersimpah darah, korban berusaha teriak minta bantuan. Warga sekitar pun langsung memberi pertolongan.

“ Warga langsung membawa korban ke rumah sakit agar mendapat pertolongan,” kata Mulyanto.

Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri. Namun, tak lama kemudian, pelaku kembali datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda angin yang diambil dari salah satu rumah warga. Warga yang masih berkerumun di lokasi kejadian merasa curiga dengan pelaku yang sangat asing, kemudian menginterogasi orang itu.

”Pelaku di lokasi kejadian juga terlihat pucat. Tapi dia belum mengaku. Beralibi sebagai teman korban,” kata Mulyanto.

Namun, oleh warga pelaku tetap dibawa ke Mapolsek Teras. “ Setelah kami interogasi, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya. Pelaku berusaha melawan petugas dan akhirnya kami tembak kakinya,” jelas Mulyanto.

Pelaku mengaku merasa kasihan dengan kondisi korban. Sehingga dia terpaksa kembali ke lokasi kejadian untuk melihat kondisi korban.

”Saya juga enggak tahu, kenapa kok ingin sekali kembali lagi ke lokasi itu. Padahal, saya sudah agak jauh dari lokasi kejadian,” pungkasnya.

Sementara itu, kondisi korban masih mendapat perawatan intensif di ruang ICU RSUD Pandan Arang. Korban mengalami luka tusuk, namun tak sampai organ dalam. Selain itu, korban juga mengalami luka pada bagian kepala.

”Operasi di perut bagian kiri atas sudah dilakukan tadi pagi,” kata Petugas humas RSUD Pandan Arang Boyolali Handayani. (wid/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#polres boyolali #penusukan #driver #rsud pandan arang #percobaan perampokan #taksi online