Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Lagu Baru Rima Kusuma, Angkat Potensi Wisata Boyolali

Perdana Bayu Saputra • Senin, 28 September 2020 | 18:43 WIB
PEMANDANGAN Pengambilan salah satu lagu yang dibuat Rima Kusuma dan Widi Nugroho di Lereng Merapi
PEMANDANGAN Pengambilan salah satu lagu yang dibuat Rima Kusuma dan Widi Nugroho di Lereng Merapi
BOYOLALI - Dalam membuat lagu baru Rima Kusuma, selalu memilih tempat syuting di Boyolali. Karena di kota susu tersebut ternyata terdapat banyak tempat yang menarik, eksotis dan berpotensi untuk menjadi tempat wisata daerah. Sebagai Mbak Boyolali, wanita tersebut selalu mencoba mempromosikan potensi wisata yang ada di Boyolali ke masyarakat.

https://www.youtube.com/watch?v=brL1Fa9ocGE

Seperti pada pembuatan lagu baru yang akan segera diluncurkan dalam waktu dekat berjudul Salah Paham dan cover lagu Dua Cincin, lokasi yang dipilih untuk syuting adalah  suasana pegunungan di Selo.

"Kalau ada lokasi yang bagus di daerah, kenapa memilih lokasi yang jauh atau di kota lain. Boyolali memiliki potensi wisata yang cukup banyak maka saya sebagai warga Boyolali dan Mbak Boyolali menjadikan tempat tersebut sebagai  tempat syuting sekaligus ajang promo untuk tempat wisata  di Boyolali," ujarnya.

Sebelumnya Rima juga memilih  Alun-Alun Boyolali sebagai judul lagu.Saat ini Bukit Sanjaya di Selo, menjadi tempat untuk syuting lagu terbaru yang akan segera diluncurkan. Karena di sana banyak  pemandangan alam yang menjadi potensi wisata cukup menarik untuk dikunjungi oleh masyarakat.

"Jangan sampai potensi yang ada hanya dibiarkan begitu saja. Mari kita angkat potensi ini menjadi tempat wisata andalan dan dikunjungi masyarakat. Otomatis hal ini akan menambah sumber perekonomian bagi masyarakat sekitar tempat wisata tersebut," tambahnya.

Widi Nugroho yang berkolaborasi dengan Rima dalam pembuatan lagu merasa  kagum dan tertarik terhadap pemandangan yang ada di Boyolali. Sehingga dia selalu semangat untuk membuat karya di Boyolali.

"Cukup bagus dan banyak potensi lokal yang bisa digarap secara profesional dapat menjadi wisata daerah. Semoga kegiatan yang kami lakukan dapat mengangkat wisata Boyolali," tambahnya.

Radar Solo, mendapat kesempatan wawancara dengan  Rima Kusuma, untuk mengetahui aktivitas dan kesibukan disaat pendemik Covid-19:

1. Kesibukan saat ditengah pendemik Covid-19 apa aja?

Tugas menjadi aparatur sipil negara ( ASN), tetap yang utama,karena ada tanggung jawab kepada negara. Untuk sekarang lebih pada kegiatan bagaimana upaya menjaga dan mencegah penularan Covid -19. Misal sosialisasi protokol kesehatan kemasyarakat, penyaluran bantuan sembako ke daerah. Peduli ke masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

2.Apa masih ada job EO untuk pentas atau menyelenggarakan acara?

Puji Syukur masih, tapi belum terbuka seperti umumnya. Harus membatasi dan selektif setiap pertunjukan, jangan sampai melanggar protokol kesehatan. Karena masih masa pendemik maka kesehatan harus yang utama .

Kalau event masih sering mengadakan pelatihan, wedding, gathering, workshop atau bimbingan teknis, seminar, kerjasama dengan perguruan tinggi.

3.Untuk meyakinkan klien dalam menggunakan jasa atau kompetensi anda?

Profesionalisme, komitmen, kompetensi, dedikasi, integritas dan jujur harus dijaga.

Karena sekarang masih masa pandemik Covid-19, maka protokol kesehatan harus dijalankan oleh klien yang akan saya ajak. Dan selama ini mereka mau, sehingga kegiatan kerjasama tetap berjalan.

4.Harapan umum terdekat yang diinginkan?

Semoga pandemi covid 19 cepat berakhir sehingga roda perekonomian maupun  kegiatan dapat berjalan seperti pada umumnya. Tentu butuh kerjasama seluruh masyarakat untuk menciptakan suasana bebas Covid-19.

5. Obsesi pribadi dalam waktu dekat?

Selalu berkarya sudah pasti, peluncuran lagu baru dan  berbentuk cover terhadap lagu akan segera saya luncurkan. Untuk lagu baru ada Salah Paham, sedangkan lagu cover ada dua cincin, kebetulan dapat meluncurkan lagu ini ditemani penyanyi asli Widi Nugroho (Hello Band). Ini lagi menyiapkan tiga lagu berikutnya.

6.Pesan untuk anak muda yang ingin maju?

Jangan hanya pasrah dengan keadaan, yakinlah perubahan itu pasti ada. Inovasi, Kreatif,dan Solutif. (boy rohmanto, Radar Solo). Editor : Perdana Bayu Saputra
#Boyolali #video klip #rima kusuma #wisata