SUV dikendarai Aris Sutikno, 38, warga Dusun/Desa Seboto, Kecamatan Ampel, Boyolali. Bersama lima orang anggota keluarganya, mereka baru saja berwisata di Kecamatan Selo.
“Turun dari Selo sekitar pukul 09.00. Waktu turun, tercium bau menyengat. Kampas rem depan terbakar. Transmisi matic juga tidak berfungsi normal,” terang Aris di lokasi kejadian, kemarin.
Sadar akan bahaya mengancam, Aris menghentikan mobil di kawasan Irung Petruk. Semua penumpang turun dari mobil. Tak lupa, dia menarik tuas hand brake karena posisi jalan turunan tajam.
Seluruh penumpang melepas lelah di warung sekitar Irung Petruk. Kecuali adik Aris yang turun memanggil montir. Naas, sekitar pukul 10.30, sebelum adiknya tiba bersama montir, SUV miliknya mendadak melaju turun tak terkendali.
Setelah menabrak besi pembatas jalan yang cukup rendah, SUV naas tersebut terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter. Kondisi jurang yang dalam cukup menyulitkan proses evakuasi yang melibatkan jajaran TNI, Polri, relawan, dan warga sekitar.
“Pakai mobil derek tidak bisa. Mungkin butuh mobil crane. Petugas dibantu warga menarik mobil pakai tali. Juga sulit sekali karena berat. Untung semua penumpangnya sudah turun,” ujar Yuni, 27, pedagang di sekitar Irung Petruk. (wid/fer/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra