Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Lansia di Desa Karangkendal Antusias Belajar Alquran

Perdana Bayu Saputra • Selasa, 20 April 2021 | 03:06 WIB
HAL POSITIF: Ustad mengajarkan bacaan alquran kepada lansia, warga Desa Karangkendal, Kecamatan Tamansari, kemarin. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)
HAL POSITIF: Ustad mengajarkan bacaan alquran kepada lansia, warga Desa Karangkendal, Kecamatan Tamansari, kemarin. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)
BOYOLALI - Usia tak menjadi kendala untuk terus belajar. Apalagi belajar Alquran yang tak mengenal usia. Terlebih di bulan suci ramadan ini, kegiatan mencari ilmu agama bisa dilakukan untuk mengisi bulan Suci Ramadhan. Itulah yang dilakukan warga Desa Karangkendal, Kecamatan Tamansari.

Setiap pekan sekali, para lansia belajar Alquran di Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Fatkhul Huda. Meski sudah tidak muda lagi, warga tetap antusias untuk mengikuti kegiatan.

Kepala Desa Karangkendal Slamet Sumarno mengungkapkan, TPQ Fatkhul Huda diikuti 40 lansia. Kegiatan dilaksanakan setiap Sabtu pagi di masjid setempat selama 90 menit. Slamet mengatakan, Pemerintah Desa Karangkendal memberikan dukungan berupa fasilitas dan dorongan masyarakat dalam mempelajari Alquran.

“Warga sangat antusias, setelah adanya pembelajaran baca dan menulis Alquran ini, dengan harapan bisa mengetahui arti dan makna Alquran tersebut,” terangnya.

Terpisah, ustad pengajar TPQ Fatkhul Huda Amir Susilo mengaku, mengajar lansia lebih memerlukan kesabaran. Jauh berbeda jika dibandingkan dengan mengajar anak-anak, karena perlu dilakukan berulang-ulang. Selain lansia, Amir juga mengajar anak-anak dari usia PAUD, TK, SD, hingga SMP dengan jumlah murid 50 orang.

“Tentunya banyak perbedaannya. Untuk manula harus lebih sabar dan harus sering diulang-ulang. Makhrojul hurufnya harus lebih jelas,” kata Amir.

Enggarwati Rahayuningsih, salah seorang warga lansia yang mengikuti acara ini mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. Pihaknya mengatakan bahwa kegiatan belajar Iqro dan Alquran ini sudah berjalan hampir dua tahun.

"Alhamdulillah sangat senang, tidak ada kesulitan. Cuman dikarenakan ibu-ibu di sini lansia, ya sedikit ada grogi," pungkasnya. (wid/nik) Editor : Perdana Bayu Saputra
#Lansia Belajar Alquran #Suasana Ramadan di Desa #Ramadan Belajar Alquran