Sebanyak 12 pedagang tersebut tidak hanya berasal dari wilayah Simo saja, namun, juga dari luar Boyolali. Lockdown lokal dan penyemprotan disinfektan bakal dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
Camat Simo, Waluyo Jati membenarkan ada 12 pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ketaatan pedagang pada protokol kesehatan (Prokes) dinilai masih sangat rendah. Berulangkali Tim Satgas Tingkat Kecamatan mengingatkan dan menegur. Namun, tidak terlalu digubris. Pihaknya lantas melakukan swab antigen masal pada 24 pedagang Pasar Simo pada Selasa (29/6).
"Hasilnya ada 12 pedagang terkonfirmasi positif. Sebenarnya ini sudah lama kami perhatikan. Kami sudah berkali-kali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sana (Pasar Simo, red). Awalnya sosialisasi masker, dan prokes Covid-19. Namun, pedagang sulit diatur. Sudah berkali-kali mengecek ketaatan pakai masker, tapi yo cuma digembol (ditaruh saku, red) saja," ungkapnya pada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (30/6).
Padahal, pedagang di Pasar Simo tidak hanya warga lokal saja. Namun, juga luar Simo bahkan luar daerah seperti Sragen, Gemolong, Sukoharjo, Klaten dan lainnya.
Demi memutus mata rantai penularan covid-19, Pemkab Boyolali melockdown Pasar Simo selama seminggu. Terhitung mulai 29 Juni sampai 5 Juli mendatang. Selain itu juga dilakukan penyemprotan disinfektan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperinaker) Boyolali Karsino membenarkan hal tersebut. Pada Selasa dilakukan swab antigen pada 24 pedagang Pasar Simo. Hasilnya, setengah dari 24 pedagang yang diswab antigen terkonfirmasi positif covid-19. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Sekda Boyoĺali untuk langkah penutupan pasar.
"Saya langsung lapor pimpinan demi kenyamanan dan keamanan bersama. Sehingga Pasar Simo akan kami tutup sementara mulai 29 Juni sampai 5 Juli," terangnya.
Selain itu, pedagang yang terkonfirmasi positif covid-19 tidak hanya berasal dari Boyolali. Ada beberapa pedagang dari luar daerah seperti Klaten dan lainnya. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab asal pedagang yang terkonfirmasi positif covid-19 untuk diarahkan isolasi mandiri di daerah asal masing-masing.(rgl/dam) Editor : Damianus Bram