Plt Kepala Dinkes Boyolali Insan Adi Asmono mengatakan, vaksinasi ibu hamil sangat penting. Angka kematian ibu hamil akibat Covid-19 di Boyolali cukup tinggi. Sehingga dinkes mengalokasikan vaksinasi bagi ibu hamil.
"Minggu ini alokasi vaksin untuk ibu hamil kita genjot. Sudah dimulai di beberapa tempat. Seperti hari ini di Gumukrejo dan Tawangsari, Teras," ujar dia.
Sebagai informasi, vaksinasi ibu hamil telah dilaksanakan di beberapa lokasi di Boyolali. Seperti di Balai Desa Gumukrejo ada 22 ibu hamil dari dua desa yang ikut vaksin. Padahal jumlah ibu hamil di dua desa tersebut cukup banyak. Namun, tidak semua mendapatkan vaksin lantaran usia kehamilan di bawah 13 pekan dan di atas 33 pekan.
Sementara di Boyolali Kota, vaksinasi berlokasi di Panti Marhaen dan Kelurahan Winong dengan alokasi vaksin sebanyak 60 dosis. Ibu hamil menjadi prioritas vaksin lantaran masuk kelompok rentan terkena masalah kesehatan. Bagi ibu hamil yang nantinya memenuhi persyaratan vaksin, dinkes akan mengalokasi vaksin susulan.
Salah satu ibu hamil asal Gumukrejo, Tei Tungga Dewi, 25, mengaku senang mendapatkan vaksin. Dia sudah menunggu lama untuk mendapatkan vaksin ini. Mengingat ibu hamil termasuk kategori rentan terpapar penyakit, tak terkecuali Covid-19.
"Tentu ada kekhawatiran terpapar. Terutama saat proses persalinan nanti. Saya memang berharap bisa dapat vaksin, kemudian grup WA bidan desa mendata bumil yang bisa ikut vaksin. Kebetulan saya hamil anak pertama dan usia kandungan 23 minggu. Jadi, Alhamdulillah sekarang bisa ikut vaksin," terangnya. (rgl/ria) Editor : Syahaamah Fikria