Itu diharapkan mampu memperkecil jarak capaian vaksin masing-masing daerah. Demikian diungkapkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat memantau vaksinasi di kantor Kecamatan Ngemplak.
Tiba sekitar pukul 11.00, Budi langsung menuju tenda untuk menerima paparan terkait vaksinasi. Kegiatan tersebut dilakukan serentak dalam rangka peringatan Hari Perhubungan Nasional.
"Solo Raya mendapat 25 ribu dosis vaksin yang disalurkan di tujuh titik simpul. Dilanjutkan besuk (18/9) di Jogjakarta sebanyak 48 ribu dosis," terang menhub.
Bantuan percepatan vaksinasi ini sesuai perintah Presiden Jokowi yang meminta kementerian tidak berpangku tangan dan ambil bagian dalam percepatan vaksinasi. Sekaligus menekan gap capaian vaksinasi di eks Karesidenan Surakarta yang mencapai 60 persen.
"Di wilayah aglomerasi ini terjadi gap. Di Solo sudah 100 persen, sedangkan di Boyolali baru 40 persen. Semoga vaksinasi ini bisa membantu mendongkrak capaian vaksinasi jadi 45 persen," ungkap Budi.
Saat ini, sudah 300 ribu dosis vaksin Bakti untuk Negeri disalurkan. Di antaranya di Jabodetabek, Bandung Raya, Jawa Timur, dan lainnya. Budi berharap, seluruh elemen berperan aktif menyukseskan percepatan vaksinasi.
“Saya minta kita bahu membahu dan solid, baik pemda, TNI/Polri, BUMN, masyarakat dan elemen lain agar suasana bisa lebih cair," terangnya.
Khusus di Boyolali, kegiatan vaksinasi disalurkan di lima titik, yakni Kantor Kecamatan Ngemplak 625 sasaran, Balai Desa Ngargorejo 163 sasaran, Balai Desa Gagaksipat 156 sasaran, Balai Desa Pandeyan 170 sasaran dan Balai Desa Dibal 162 sasaran. Total ada 1.294 dosis yang disalurkan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono yang mendampingi menhub menambahkan, soliditas menjadi modal bersama dalam penanganan pandemi. Dia mengingatkan agar masyarakat menahan diri dan memahami pembatasan mobilitas.
“Jangan sampai terjadi euforia di sentra ekonomi. Semua harus dilakukan bertahap. Tetap kompak dan menjaga prokes hingga bisa berjalan ke new normal. Yang penting masker, prokes dan, hindari tempat tertutup," tandasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Wahyu Irawan mengucapkan terima kasih dengan adanya percepatan vaksinasi ini. Dia berharap percepatan vaksinasi bisa berimbas pada peningkatan kesehatan masyarakat agar PPKM level 3 di wilayah aglomerasi eks Karesidenan Surakarta bisa turun. (rgl/wa/dam) Editor : Damianus Bram